SATELITNEWS.COM, PANDEGLANG – Anggota Fraksi Partai Golkar DPRD Kabupaten Pandeglang, Miftahul Farid Sukur, mengapresiasi Gubernur – Wakil Gubernur (Wagub) Banten Andra Soni – Achmad Dimyati Natakusumah, yang menggelontorkan anggaran Rp 52,9 Miliar ke Kabupaten Pandeglang.
Terlebih kata Farid, selain persoalan jalan yang menjadi perhatian, pengembangan destinasi wisata sangat tepat. Salah satunya, Farid mengapresiasi langkah Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten yang telah merevitalisasi Situ Cikedal, dan kawasan wisata religi Syekh Asnawi Caringin, Kabupaten Pandeglang.
“Bukan hanya soal jalan yang menjadi perhatian, destinasi wisata juga menjadi perhatian. Seperti yang saat ini dilakukan yaitu revitalisasi Situ Cikedal dan kawasan wisata religi Syekh Asnawi Caringin,” kata Farid, Rabu (12/8/2026).
Bahkan, Farid memberikan contoh yang pernah terjadi di Kota Parepare, Provinsi Sulawesi Selatan. Katanya, betapa banyaknya penolakan terhadap pembangunan “monumen cinta” yaitu patung Presiden ke-3 BJ Habibe dan istrinya, karena disaat infrastruktur menjadi sorotan tajam, karena rusaknya seperti jalan di Kabupaten Pandeglang.
Pasca banyaknya kritik tajam, lanjut Farid, akhirnya monumen tersebut berdiri di tengah-tengah kota yang begitu megah dan menjadi simbol Kota Parepare. Dan yang menakjubkan lagi adalah, monumen tersebut mendongkrak Pendapatan Asli Daerah (PAD) kota tersebut.
“Salahsatunya adalah, meningkatkan jumlah wisatawan yang berlibur, mendongkrak pendapatan sektor perhotelan, kuliner, hiburan, sehingga membuka peluang usaha dan lapangan kerja baru bagi pelaku UMKM. Sehingga, adanya peningkatan pajak serta retribusi daerah yang langsung masuk ke kas daerah,” ungkapnya.
Baca Juga: Jasad Mengapung di Pantai Labuan Pandeglang Dipastikan Bukan Korban Kapal Arupadhatu 1
Maka dari itulah, Anggota DPRD Pandeglang dari Daerah Pemilihan (Dapil) 6 ini, menilai tepat dan penting melakukan revitalisasi destinasi wisata di Pandeglang. Sebab menurutnya, kondisi itu bakal menumbuhkan ekonomi kerakyatan dan mendongkrak PAD Pandeglang.
“Saya beranggapan, mungkin Pemprov Banten dibawah kepemimpinan Andra – Dimyati berfikiran sama bahwa walupun infrastruktur di Pandeglang masih tergolong rusak, tetapi mereka berfikir out of the box (berfikir kreatif,red), bahwa Situ Cikedal perlu direvitalisasi agar menjadi salah satu magnetnya ekonomi Kabupaten Pandeglang,” tambahnya.
Dia menegaskan, sebagai warga yang juga Anggota DPRD Pandeglang, sangat mendukung langkah Andra – Dimyati atas program tersebut.
“Maka sebagai warga dan sebagai Anggota DPRD, saya mendukung hal tersebut. Kita tunggu niat baik pemerintah, demi majunya kabupaten kita tercinta (Pandeglang,red),” tandasnya.
Diberitakan sebelumnya, Gubernur dan Wakil Gubernur (Wagub) Banten, Andra Soni – Achmad Dimyati Natakusumah, kurang lebih tengah menggelontorkan anggaran sebesar Rp 52,9 Miliar dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran (TA) 2026 Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten ke Kabupaten Pandeglang.
Anggaran sebesar Rp 52,9 Miliar tersebut, bukan hanya difokuskan atau diperuntukan membangun jalan melalui program Bang Andra (Bangun Jalan Desa Sejahtera) saja, akan tetapi untuk melakukan revitalisasi kawasan Situ Cikedal di Kabupaten Pandeglang, dan revitalisasi kawasan wisata religi ziarah Syekh Asnawi Caringin di Desa Caringin, Kecamatan Labuan, Kabupaten Pandeglang.
Baca Juga: Sekber PWI – SMSI Pandeglang Diharapkan Jadi Ruang Kolaborasi Insan Pers
Data yang berhasil dihimpun Tangsel Pos, Rp 52,9 Miliar tersebut terdiri dari, program Bang Andra sebesar Rp 37 Miliar, penataan kawasan wisata Situ Cikedal Rp 9,7 Miliar, dan revitalisasi kawasan wisata religi ziarah Syekh Asnawi Caringin sebesar Rp 6,2 Miliar.
Digelontorkannya anggaran tersebut, untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi masyarakat, memperlancar mobilitas dan distribusi barang guna mewujudkan pemerataan kesejahteraan masyarakat, serta meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD).
Kepala Bidang Bina Marga pada Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Pandeglang, Andrian Wisduwan, membenarkan pembangunan jalan untuk tahun 2026 dari Pemprov Banten ada sebanyak 8 ruas jalan.
“Jumlah ruas jalan tahun ini di Pandeglang yang melalui DPUPR ada sebanyak 8 ruas jalan. Namun untuk anggaran jumlah persisnya pihak DPUPR Provinsi yang tahu,” kata Andrian. (mardiana)



















