Senin, 28 September 2026
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Satelit News
  • Home
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran
  • Home
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Satelit News

Pemprov Banten Bakal Tambah Anggaran AUTP Tahun 2027

Oleh Mardiana Tirtalaksana
Minggu, 23 Agu 2026 16:28 WIB
Rubrik Banten Region, Pemprov Banten
Pemprov Banten Bakal Tambah Anggaran AUTP Tahun 2027

KERING : Sekira 100 hektare lahan pertanian di wilayah Kecamatan Tunjung teja mengalami kekeringan, Minggu (23/8/2026). Meski dekat dengan sungai Ciujung, namun buruknya sarana pengairan menyebabkan lahan pertanian kekurangan pasokan air. (ISTIMEWA)

FacebookTwitterWhatsapptelegramLinkedinEmail

SATELITNEWS.COM, SERANG – Pemprov Banten, bakal menambah premi Asuransi Usaha Tani Padi (AUTP) ditahun 2027 mendatang. Tindakan itu dilakukan, sebagai upaya menjaga agar petani tidak dirugikan ketika mengalami gagal panen alias puso.

Kepala Bidang (Kabid) Prasarana Distan Provinsi Banten Saeful Bauri Memun mengatakan, saat ini pihaknya tengah melakukan pendataan premi asuransi, bagi petani padi yang mengalami puso alias gagal panen akibat musim kemarau.

Namun, kata dia, di tahun 2026 ini pihaknya hanya bisa memberikan premi untuk lahan pertanian seluas 2000 hektare, atau hanya sebagian kecil dari luasan lahan pertanian di Provinsi Banten secara keseluruhan.

“Klaimnya yaitu untuk satu hektar sebesar Rp6 juta, tahun ini kita hanya mampu seluas 2000 hektar. Kalau dikalikan dengan luasan lahan, berarti sekitar Rp12 miliaran ditahun ini,” katanya, Minggu (23/8/2026).

Saeful menerangkan, tidak semua petani bisa melakukan klaim AUTP, kecuali sudah terdaftar sebagai peserta asuransi tersebut. Setiap anggota, tidak dikenakan biaya sepeserpun karena semuanya ditanggung Pemprov Banten sebagai upaya mensejahterakan petani.

“Satu tahun murni petani tidak membayar satu rupiah pun, iuran atau premi sebesar Rp185 ribu di tanggung semuanya oleh Pemprov Banten atas arahan Pak Gubernur (Andra Soni-red),” ujarnya.

Baca Juga: DPRD Banten Pertanyakan Kekosongan Kepsek Hingga Plt Dirut RSUD

Saeful mengatakan, Pemprov Banten bakal menambah kuota untuk pemberian asuransi kepada para petani. Tujuannya, agar para petani tidak mengalami kerugian besar ketika terjadi gagal panen karena kemarau atau banjir dan becana lainnya.

“Siap tahun depan kita coba tambah tiga kali lipat luasannya. Mudah-mudahan dengan adanya bantuan ini, para petani tidak terbebani ketika terjadi gagal panen,” tandasnya.

BeritaTerbaru

Bupati-Wabup Lebak Tak Nongol di Paripurna APBD 2027, DPRD "Mencak-mencak"

Bupati-Wabup Lebak Tak Nongol di Paripurna APBD 2027, Anggota DPRD “Mencak-mencak”

Senin, 28 Sep 2026 14:28 WIB
PENYAMPAIAN MATERI -- Danramil 0101/Pandeglang Kapten Inf Dedi Bonar Sirait, menyampaikan materi wawasan kebangsaan dihadapan ratusan pelajar SMPN 1 Pandeglang, Senin (28/9/2026). (ISTIMEWA)

300 Pelajar SMPN 1 Pandeglang Diberi Materi Wawasan Kebangsaan

Senin, 28 Sep 2026 11:27 WIB
KERING : Lebih dari 2.500 hektare areal persawahan di Kecamatan Tunjungteja mengalami kekeringan. Dua Daerah Irigasi (DI) yaitu Cisangu Atas dan Cisangu bawah tidak berfungsi meski sudah diperbaiki. (ADIB FAHRI/SATELITNEWS.COM)

2.998,55 Hektare Sawah di Banten Terdampak Kekeringan

Senin, 28 Sep 2026 11:11 WIB
EVAKUASI : Masyarakat dan polisi melakukan evakuasi terhadap jenazah JN. (ISTIMEWA)

Jasad Mengapung di Pantai Labuan Pandeglang Dipastikan Bukan Korban Kapal Arupadhatu 1

Senin, 28 Sep 2026 11:05 WIB

Diketahui, Berdasarkan data yang didapat dari Dinas Pertanian (Distan) Provinsi Banten, luasan areal pesawahan yang terkena dampak kemarau pada akhir Juli lalu hanya sekira 1.790 hektare.

Namun, dipertengahan Agustus ini, luasan lahan yang mengalami kekeringan menjadi 2.666,25 hektare.

Adapun sawah yang mengalami kekeringan itu yakni, di Kabupaten Pandeglang tepatnya tersebar di 20 kecamatan atau 46 desa dengan luasan 865 hektare.

Dari jumlah itu, sekora 14 hektare mengalami puso, 18 hektare pulih, 595 hektare panen, dan 355, hektare terancam.

Baca Juga: Pemprov Banten Janji Segera Isi Kekosongan Jabatan Kepsek

Kemudian di Kabupaten Lebak kekeringan menyerang 11 kecamatan atau tersebar di 24 desa dengan lahan seluas 330 hektare.

Dari jumlah itu, sekira 14 hektare lahan pulih, dua hektare terancam, 90 hektare mengalami kekeringan ringan, 133 hektare kekeringan ringan, dan 107 hektare kekeringan berat.

Selanjutnya, di Kabupaten Serang kekeringan areal pesawahan terjadi di 12 kecamatan dan tersebar di 48 desa dengan luasan 976 hektare. Dari luasan itu, 137,5 hektare mengalami puso, 234 hektare pulih, 99 hektare panen, dan 279 hektare terancam.

Kekeringan juga terjadi, di peswahan di Kabupaten Tangerang, ada 16 kecamatan atau 39 desa yang terkena dampak dengan luasan 457,75 hektare. Dari jumlah itu sekira 119,75 hektare mengalami puso, 20 hektare pulih, 41 hektare panen, sisanya terancam.

Sedangkan di Kota Serang, sawah yang mengalami kekeringan tersebar di tiga kecamatan atau tujuh kelurahan dengan luasan 37 hektare. Dari jumlah itu, 17 hektare mengalami puso, delapan hektare pulih, sisanya terancam.

Jaenudin perani asal Desa Bojongpandan, Kecamatan Tunjungteja mengaku tidak mengetahui adanya program tersebut. Kata dia, selama ini tidak ada informasi dari kelompok tani (poktan) atau penyuluh pertanian.

“Kurang tahu kalau ada program itu, kalau tahu pasti sudah daftar asuransi dari awal. Apalagi sekarang musim kemarau dan sawah kering, ini kan enggak ada pemberitahuan,” pungkasnya.

Fahrurojo petani lainnya, menyayangkan minimnya informasi yang sampai kepada para petani terkait hal itu. Seharusnya, kata dia, setiap informasi program atau hal lain yang menyangkut pertanian, disampaikan kepada para petani.

“Enggak tahu juga, entah karena enggak diberi tahu atau hanya sebagian saja yang diberitahukan. Tapi apapun itu, kita sih tetap ingin agar pertanian ini berjalan, apalagi dimusim kemarau sekarang, airnya susah, padahal dekat dengan sungai Ciujung,” imbuhnya. (adib)

Tags: Antisipasi Kerugian PetaniAUTP Tahun 2027pemprov banten
ShareTweetKirimShareShareKirim

BeritaTerkait

Agil Nakhodai HKTI Lebak, Ini Janjinya Kepada Petani
Banten Region

Agil Nakhodai HKTI Lebak, Ini Janjinya Kepada Petani

Minggu, 27 Sep 2026 20:15 WIB
Seren Taun Cisungsang, Warisan Leluhur Penjaga Identitas Lebak
Banten Region

Seren Taun Cisungsang, Warisan Leluhur Penjaga Identitas Lebak

Minggu, 27 Sep 2026 20:05 WIB
RAKORCAB -- Pengurus Cabang (PC) Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Kabupaten Pandeglang, menggelar Rapat Koordinasi Cabang (Rakorcab) di salah satu lokasi wisata di Majasari, Kabupaten Pandeglang, Minggu (27/9). (ISTIMEWA)
Banten Region

PMII Pandeglang Gelar Rakorcab, Ajang Koordinasi dan Konsolidasi Kader

Minggu, 27 Sep 2026 19:20 WIB
Hipertensi-Diabetes Jadi Temuan Dominan CKG di Lebak
Banten Region

Hipertensi-Diabetes Jadi Temuan Dominan CKG di Lebak

Minggu, 27 Sep 2026 18:36 WIB
Banten Region

Polisi dan Dishub Kabupaten Serang Tertibkan Kendaraan Tambang di Jawilan

Minggu, 27 Sep 2026 17:52 WIB
Banten Region

Disporapar Kabupaten Serang Buka Audisi Kang Nong 2026

Minggu, 27 Sep 2026 17:45 WIB
Ketua DPD HKTI Prov Banten Andra Soni
Pajak Daerah BAPENDA Tangerang Selatan
Selamat Memperingati HARHUBNAS 2026 DinHub Kab Tangerang

Berita Pilihan

Karang Taruna Banten Siapkan Rangkaian Bulan Bakti Karang Taruna Oktober Mendatang

Sabtu, 26 Sep 2026 16:39 WIB
Wabup Tangerang Dorong Inovasi Masyarakat Untuk Percepat Pembangunan

Wabup Tangerang Dorong Inovasi Masyarakat Untuk Percepat Pembangunan

Senin, 21 Sep 2026 23:16 WIB
Inflasi Lebak Tertinggi di Pulau Jawa, Penggunaan Skincare Hingga Rokok Jadi Pemicu

Inflasi Lebak Tertinggi di Pulau Jawa, Penggunaan Skincare Hingga Rokok Jadi Pemicu

Selasa, 22 Sep 2026 19:41 WIB
Pemkab Tangerang Latih 274 Petugas Pemulasaraan Jenazah

Pemkab Tangerang Latih 274 Petugas Pemulasaraan Jenazah

Kamis, 24 Sep 2026 18:39 WIB
Tanpa Tes, Pemerintah dan DPR Sepakati Guru PPPK Paruh Waktu Jadi Penuh Waktu

Tanpa Tes, Pemerintah dan DPR Sepakati Guru PPPK Paruh Waktu Jadi Penuh Waktu

Selasa, 22 Sep 2026 15:35 WIB
WhatsApp Satelit News
Ikuti WA Channel Satelit News
Google News Satelit News
Ikuti Kami di Google News

Facebook

SatelitNewsIDN

Youtube

@SatelitNewsIDN

Instagram

satelitnewsid

Pinterest

SatelitNewsID

Linkedin

SatelitNews

Tiktok

@satelitnewsofficial
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak Kami
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Syarat & Ketentuan
  • Pedoman
  • Kode Etik

Jauh Menjangkau Jernih Bersuara.
© 2025 Satelit News - All Rights Reserved.

Selamat datang kembali!

Masuk ke akun Anda di bawah ini

Password Yang Terlupakan?

Ambil kata sandi Anda

Silakan masukkan nama pengguna atau alamat email Anda untuk mengatur ulang kata sandi Anda.

Log In

Add New Playlist

Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran

© 2025 Satelit News - All Rights Reserved.