SATELITNEWS.COM, TANGERANG — Setelah bertahun-tahun menjadi salah satu ruas yang membutuhkan penanganan, Jalan Cangkudu–Cisoka mulai direkonstruksi. Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid turun langsung meninjau pekerjaan tersebut bersama Kepala Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air (DBMSDA) Kabupaten Tangerang Iwan Firmansyah, Senin (24/8/2026).
Jalan Cangkudu–Cisoka memiliki panjang keseluruhan sekitar 4 kilometer. Dari ruas tersebut, sekitar 1,581 kilometer mengalami kerusakan berat dan kini mulai mendapat penanganan melalui rekonstruksi.
“Alhamdulillah, hari ini saya bersama dengan Kepala Dinas Bina Marga langsung datang ke lokasi Jalan Cangkudu–Cisoka. Panjang jalan ini sekitar 4 kilometer, sementara yang mengalami kerusakan sekitar 1.581 meter,” ujar Bupati Maesyal Rasyid.
Ia menjelaskan, dari sekitar 1,5 kilometer jalan yang rusak, pemerintah daerah melakukan rekonstruksi sepanjang 1,380 kilometer. Pekerjaan tersebut ditargetkan selesai dalam waktu 150 hari kalender, terhitung sejak 27 Juli hingga 23 Desember 2026.
“Mudah-mudahan ini bisa tepat waktu. Kita usahakan supaya semuanya berjalan dengan lancar dan selesai sesuai target,” katanya.
Namun, masih terdapat sekitar 201 meter ruas Jalan Cangkudu–Cisoka yang belum dapat ditangani pada tahun ini. Pemerintah Kabupaten Tangerang berencana melanjutkan penanganannya pada 2027 dengan menyesuaikan kemampuan keuangan daerah.
Baca Juga: Bupati Tangerang Dorong Bahasa Sunda, Jawa, dan Betawi Jadi Warisan Generasi Muda
“Masih ada yang tersisa sekitar 201 meter. Yang tersisa ini akan kita perbaiki lagi di tahun 2027 sesuai kemampuan keuangan daerah,” jelasnya.
Bupati juga menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat, khususnya pengguna Jalan Cangkudu–Cisoka, atas potensi gangguan lalu lintas selama proses rekonstruksi berlangsung.
“Pada perbaikan jalan ini pasti ada gangguan kemacetan. Kami mohon maaf yang sebesar-besarnya kepada masyarakat pengguna jalan, khususnya masyarakat Cisoka. Mudah-mudahan selama 150 hari kerja ini bisa selesai,” tuturnya.
Menurutnya, rekonstruksi Jalan Cangkudu–Cisoka merupakan bagian dari komitmen Pemerintah Kabupaten Tangerang dalam meningkatkan kualitas infrastruktur secara bertahap. Pada 2026, Pemkab Tangerang menargetkan penanganan sejumlah ruas jalan dengan total panjang sekitar 30 kilometer.
“Secara keseluruhan, tahun ini kurang lebih sekitar 30 kilometer dari beberapa ruas jalan yang diperbaiki. Ini akan terus kita lanjutkan, terutama untuk ruas-ruas yang masih tersisa, sesuai kemampuan keuangan daerah,” ungkapnya.
Ia berharap dukungan dan doa masyarakat agar kemampuan keuangan daerah dapat terus mengakomodasi pembangunan infrastruktur secara berkelanjutan.
Baca Juga: Polsek Pagedangan Ungkap Kasus Kepemilikan Senjata Tajam Untuk Tawuran
“Minta doanya kepada seluruh masyarakat supaya keuangan daerah ini bisa mengakomodasi perbaikan jalan secara bertahap. Setiap tahun akan kita perbaiki,” pungkasnya.
Sementara itu, Kepala DBMSDA Kabupaten Tangerang Iwan Firmansyah menjelaskan, rekonstruksi Jalan Cangkudu–Cisoka merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah meningkatkan kemantapan jalan, memperlancar mobilitas masyarakat, serta mendukung aktivitas ekonomi dan konektivitas antarwilayah di Kabupaten Tangerang.
“Dengan selesainya pekerjaan tersebut, diharapkan akses masyarakat di wilayah Cangkudu–Cisoka menjadi lebih nyaman, aman, dan lancar serta mampu menunjang aktivitas masyarakat sehari-hari,” ujar Iwan.
Ia menambahkan, berdasarkan rencana teknis DBMSDA Kabupaten Tangerang, pekerjaan rekonstruksi Jalan Cangkudu–Cisoka dibagi menjadi dua segmen. Segmen pertama memiliki panjang 691 meter, sedangkan segmen kedua sepanjang 689 meter.
Dengan demikian, total panjang rekonstruksi mencapai 1,380 kilometer. Adapun total anggaran yang dialokasikan melalui APBD Kabupaten Tangerang Tahun Anggaran 2026 untuk penanganan ruas tersebut mencapai Rp12.117.354.000.
“Dengan demikian, total anggaran yang dialokasikan melalui APBD Kabupaten Tangerang Tahun Anggaran 2026 untuk penanganan ruas tersebut mencapai Rp12.117.354.000,” imbuhnya.
Rekonstruksi dilakukan menggunakan konstruksi beton dengan ketebalan 30 sentimeter dan mutu beton Fs 45 MPa. Pembangunan tersebut diharapkan dapat meningkatkan kualitas dan kemantapan jalan sehingga lebih aman dan nyaman digunakan masyarakat. (aditya)




















