SATELITNEWS.COM, TANGERANG—Jay Idzes tampil sebagai starter dan main penuh, saat Sassuolo menjamu Juventus. Sassuolo menang dramatis 3-2 lewat gol di masa injury time.
Sassuolo menjamu Juventus di Mapei Stadium, Senin (14/9/2026) dini hari WIB, dalam lanjutan Liga Italia. Babak pertama berakhir 0-0 dan penampilan efektif selepas restart amat krusial buat tuan rumah.
Sassuolo membuka keunggulan melalui Sebastiano Esposito pada menit ke-68. Ia lolos dari jebakan offside dan menerima bola dari Nemanja Matic. Juventus membalas pada menit ke-82. Tembakan Edon Zhegrova menaklukkan kiper Arijanet Muric.
Sassuolo kembali memimpin pada menit ke-89. Serangan cepat dipimpin Darryl Bakola dilanjutkan dengan umpan silang yang langsung disambar Kieron Bowie ke sudut kiri bawah.
Tapi gol tak berhenti di sana. Muric, yang sudah melakukan sejumlah penyelamatan buat tuan rumah, kembali harus memungut bola dari gawang pada menit ke-91. Kali ini Zhegrova dengan percobaan kaki kirinya.
Saat laga tampak akan selesai dengan hasil seri, Sassuolo mencetak gol. Vasilije Adzic dengan tenang mengarahkan bola ke pojok kanan gawang, usai menerima umpan dari Lauriente Armand.
Baca Juga: Derby Manchester Diwarnai Drama Kekeliruan VAR
Sassuolo pun menang 3-2 dan naik ke posisi sembilan dengan tujuh poin, hanya kalah selisih gol dari Juventus. Juventus persis ada di atas mereka.
Kemenangan Sassuolo atas Juventus dibayar mahal. Jay Idzes, bek Timnas Indonesia, mengalami cedera di laga tersebut. Di laga itu, Jay Idzes turun jadi starter. Kapten Tim Garuda itu bermain 80 menit, sebelum ditarik keluar.
Idzes tampak mengalami masalah, sehingga digantikan Duje Caleta-Car. Pemain berusia 26 tahun itu akhirnya harus meninggalkan lapangan permainan.
Kondisi Jay Idzes ini jelas menjadi kabar tak sedap bagi Indonesia, yang akan bertanding di FIFA ASEAN Cup 2026 akhir bulan ini. Rencananya, Indonesia memanggil skuad terbaiknya sebab laga masuk kalender resmi FIFA.
Sementara itu, Juventus kalah secara dramatis dari Sassuolo usai kebobolan di detik-detik terakhir. Makin menyakitkan karena gol kemenangan Sassuolo dicetak oleh pemain milik Juventus.
“Ada kepahitan yang luar biasa, karena saya paham keinginan untuk menyerang dan menang, karena kami adalah Juventus dan kewajiban kami mengincar kemenangan setiap saat, tapi kami kehilangan keseimbangan kami dan kami bicara soal ini sepanjang pekan,” ujar kiper Juventus Guglielmo Vicario kepada DAZN Italia.
Baca Juga: Emil Audero Jungkir Balik, Rayo Vallecano Tetap Kebobolan Empat Gol
“Juventus tidak boleh kebobolan dua gol sepert itu. Ini adalah klub dengan sejarah yang gemilang dan kami tidak boleh membiarkan gol seperti itu.”
“Kami harus lebih tenang dan seimbang, karena kami punya tim yang berkualitas, dan kami akan bisa menciptakan peluang,” katanya. (dm)
























