SATELITNEWS.COM, SERANG – Sekretaris Daerah (Sekda) Banten Deden Apriandhi Hartawan, angkat bicara terkait kekosongan jabatan kepala sekolah (Kepsek), yang dipertanyakan anggota DPRD Banten Musa Weliansyah. Dia memastikan, dalam waktu dekat akan segera dilakukan pengisian jabatan Kepsek definitif.
Deden mengakui, masih banyak jabatan Kepsek yang kosong karena ditinggal pensiun pejabatnya. Akan tetapi, kekosongan itu bukan tidak menjadi perhatian, melainkan karena berbagai pertimbangan sehingga belum dilakukan pengisian.
“Kita kan mutasi dulu, Kepsek-kepsek yang sekarang si kepseknya bukan domisili di situ, karena nanti basisnya domisili. Insya allah ke depan tidak ada lagi kepsek yang jarak dari rumahnya dua sampai tiga jam, enggak semua, dilihat mana nih yang domisilinya enggak sesuai berapa,” katanya, Rabu (23/9/2026).
Deden mengaku, saat ini pihaknya sedang mematangkan peraturan teknis (Pertek) terkait jabatan Kepsek agar kedepan proses pengisian dan lainnya bisa dilakukan dengan mudah. Khususnya terkait persoalan domisili pejabat yang bersangkutan.
“Setelah itu clear, kita sekarang sedang mengusulkan Pertek Kepsek, nunggu itu. Karena nanti untuk pengisian baru harus melalui tes CAT, harus ada proses yang dilalui. Sekarang kurang lebih 50 an, kan 44 karena ada yang pensiun dan lainnya,” tambahnya.
Deden memastikan, kekosongan jabatan tersebut bukan karena faktor kepentingan atau hal lain, melainkan karena harus menyelesaikan proses Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB).
Baca Juga: Pemotongan Bansos Bukan Solusi, Pemprov Diminta Lebih Kreatif
“Kemarin ada kendala, karena dari dinas disibukan SPMB dan lainnya, komitmen saya kemarin itu selesai SPMB, jangan sampai prpses SPMB belum selesai ada pergantian malah nanti ada permasalahan,” ujarnya.
Deden memastikan, dalam waktu dekat pihaknya akan melakukan rotasi jabatan Kepsek agar sesuai dengan domisili, setelah itu baru dilakukan pengisian jabatan yang kosong.
“Targetnya bulan ini lah mutasi dulu baru setelah itu pengisian, pokonya bulan ini ada mutasi dulu penyesuaian dengan domisili,” tandasnya. (adib)

















