SATELITNEWS.COM, SERANG – DPRD Kabupaten Serang, telah memplotting anggaran penyertaan modal untuk Perumda Tirta Al Bantani atau PDAM Kabupaten Serang, sebesar kurang lebih Rp2,794 Miliar dalam APBD Perubahan 2026.
Ketua Komisi III DPRD Kabupaten Serang, Supiyanto mengatakan, anggaran tersebut merupakan dana pendamping untuk mendukung program PDAM yang mendapatkan kucuran dana dari Pemerintah Pusat.
“Informasinya memang ada, sesuai dengan pembahasan terakhir kita di Badan Anggaran dan sesuai penetapan. Itu kita sudah memplotting penyertaan modal, penambahan modal itu kurang lebih sekitar Rp2,794 miliar,” kata Supiyanto, Senin (28/9/2026).
Namun, realisasi anggaran tersebut masih menunggu hasil evaluasi dari Pemerintah Provinsi Banten terhadap APBD Perubahan Kabupaten Serang.
Supiyanto menjelaskan, Pemerintah Pusat mengucurkan bantuan kepada PDAM yang nilainya sekitar Rp8,9 Miliar. Sehingga, dana pendampingan dari pemerintah daerah dibutuhkan.
“PDAM ataupun daerah harus mempunyai dana pendamping. Jadi dana pendampingan untuk mensupport itu di wilayah timur dan selatan,” ujarnya.
Baca Juga: Pemkab Dan DPRD Serang Kaji Bersama Pembentukan UPT Pengelola Puspemkab
Menurut Supiyanto, wilayah timur dan selatan menjadi sasaran program karena kondisi air baku di wilayah utara Kabupaten Serang belum memungkinkan untuk dilakukan pengembangan secara optimal.
“Walaupun memang yang sangat mendesak itu utara, tapi kondisi air bakunya tidak memungkinkan,” tandasnya.
Supiyanto menyebutkan, program tersebut ditargetkan dapat menambah sekitar 2.000 sambungan baru. Sehingga secara keseluruhan, target sambungan PDAM pada akhir tahun diharapkan dapat mencapai sekitar 28.000 hingga 30.000 sambungan.
Supiyanto mengungkapkan, kebutuhan ideal dana pendamping untuk program tersebut sebenarnya mencapai sekitar Rp3 miliar. Namun, kondisi fiskal daerah menjadi salah satu pertimbangan dalam menentukan besaran penyertaan modal.
“Kita lihat kondisi, akhirnya kita sesuaikan,” ujarnya. (sidik)


















