SATELITNEWS.COM, TANGERANG—Prancis membalikkan keadaan atas Belgia di UEFA Nations League. Prancis ngamuk di 15 menit akhir untuk mengamankan tiga poin.
Laga Prancis vs Belgia digelar di Stade de France, Selasa (6/10/2026) dini hari WIB. Les Bleus menang 4-1 untuk memberi Zinedine Zidane kemenangan kandang pertamanya sebagai pelatih.
Prancis kebobolan lebih dulu setelah Dodi Lukebakio mencetak gol pada menit ke-35. Para pemain pengganti yang masuk pada babak kedua yakni Desire Doue, Rayan Cherki, dan Michael Olise (dua gol) lantas membawa Prancis membalikkan keadaan.
Prancis baru bisa mencetak gol untuk menyamakan kedudukan pada menit ke-77. Mereka lantas menambah tiga gol lagi sampai menit ke-91 untuk mengamankan kemenangan.
”Malam ini, inilah sepakbola, inilah yang kita cintai,” ujar Zidane seperti dilansir ESPN.
“Kami menghadapi beberapa kesulitan di babak pertama, tapi itu adalah bagian dari permainan; ini adalah pertandingan yang Anda hadapi dari waktu ke waktu.”
Baca Juga: Timnas Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup 2026, John Herdman: Malam Luar Biasa!
”Bagus bisa memperbaiki keadaan — itulah yang kami lakukan — dan kami berhasil memainkan babak kedua yang luar biasa,” katanya.
Dengan hasil ini, Prancis masih memuncaki klasemen Grup 1 UEFA Nations League dengan 10 poin dari empat pertandingan. Mereka unggul tiga angka atas Italia yang ada di urutan kedua.
Zidane juga tidak dapat menyembunyikan kekagumannya terhadap performa impresif Michael Olise dalam laga lanjutan UEFA Nations League.
Masuk sebagai pemain pengganti, bintang Bayern Muenchen tersebut menjadi aktor utama di balik kemenangan dramatis Les Bleus 4-1 atas Belgia.
Zidane secara khusus menyoroti dampak instan yang diberikan Olise saat timnya sedang mengalami kebuntuan. Meski Belgia sempat memimpin lebih dulu melalui gol Dodi Lukebakio, kehadiran Olise di babak kedua mengubah total alur pertandingan.
Pemain berusia 22 tahun itu terlibat langsung dalam tiga dari empat gol yang dicetak Prancis hanya dalam kurun waktu 13 menit terakhir laga.
Baca Juga: Prancis vs Belgia, Buru Kemenangan Kandang
Dalam konferensi pers pascapertandingan, Zidane memberikan apresiasi khusus bagi Olise. Sang pelatih menilai kemampuan teknis dan visi bermain Olise berada di level yang berbeda, terutama dalam situasi tekanan tinggi.
”Olise tampil luar biasa. Apa yang dia lakukan benar-benar istimewa. Dia masuk dan memberikan dimensi baru dalam serangan kami,” ujar Zidane dengan nada takjub.
Zidane menambahkan bahwa kontribusi Olise bukan sekadar tentang statistik gol dan assist, melainkan keberaniannya untuk mengambil keputusan di area krusial.
“Dia memiliki ketenangan yang jarang dimiliki pemain seusianya. Keterlibatannya dalam gol-gol kami menunjukkan bahwa dia adalah pemain yang bisa menjadi pembeda di level internasional,” lanjut legenda sepak bola Prancis tersebut.
Statistik mencatat betapa dominannya Olise sejak menginjakkan kaki di lapangan. Setelah Desire Doue menyamakan kedudukan pada menit ke-77, Olise langsung mengambil kendali permainan. Ia memberikan assist matang untuk gol Rayan Cherki pada menit ke-81 yang membalikkan keadaan menjadi 2-1.
Tidak berhenti di situ, Olise mencatatkan namanya sendiri di papan skor pada menit ke-88 setelah memanfaatkan kemelut di depan gawang Maarten Vandevoordt.
Ia menutup malam sempurnanya dengan mencetak gol kedua secara personal pada masa tambahan waktu, memastikan kemenangan telak 4-1 bagi tuan rumah. (dm)




















