SATELITNEWS.COM, TANGSEL—Persiapan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) VII Banten 2026 di Kota Tangerang Selatan yang akan dilaksanakan pada November mendatang menemui berbagai kendala.
Salah satu di antaranya adalah belum rampungnya pembangunan venue pertandingan. Selain itu, pengunduran diri Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga Kota Tangsel Mukroni juga mempengaruhi persiapan tuan rumah.
Posisi Mukroni yang mengundurkan diri kini sudah digantikan Ika yang sebelumnya menjabat sebagai Staf Ahli Wali Kota Tangsel. Untuk sementara, Ika menjadi Pelaksana Tugas Kepala Dispora.
Ketua Panitia Besar Porprov VII Banten Pilar Saga Ichsan memastikan pergantian Kepala Dispora tidak semestinya memengaruhi pelaksanaan Porprov VII Banten.
Pilar menegaskan pergantian pejabat merupakan bagian dari dinamika pemerintahan dan tidak seharusnya menghentikan roda organisasi. Menurut Pilar, siapa pun pejabat yang ditunjuk untuk menjalankan tugas di lingkungan Pemkot Tangsel harus siap melanjutkan pekerjaan sesuai tanggung jawab yang diberikan.
“Ya saya rasa harus siap pejabat berikutnya. Dinas Pemuda dan Olahraga ada dalam kepanitiaan Porprov. Tapi di dalamnya ada Sekda, saya sebagai Ketua Porprov, ketua KONi dan sebagainya. Jadi organisasi tetap berjalan siapapun, ganti pemain tetap berjalan dengan pemain baru,” ujar Ketua PB Porprov, Pilar Saga Ichsan, Minggu (4/10).
Baca Juga: Layanan SIM Keliling Tangerang Selatan Senin 5 Oktober 2026, Cek Lokasinya
Terkait mundurnya Mukroni dari jabatan Kepala Dispora Tangsel, Pilar menjelaskan keputusan tersebut berkaitan dengan kondisi kesehatan yang dalam beberapa pekan terakhir menurun.
Menurutnya, Mukroni beberapa kali harus menjalani pemeriksaan dan perawatan di rumah sakit.
Kondisi tersebut kemudian disampaikan kepada pimpinan, termasuk mengenai kekhawatiran tidak mampu menjalankan tugas secara maksimal hingga pelaksanaan Porprov selesai.
“Kalau yang disampaikan kepada kami kan terkait kesehatan, sudah beberapa minggu terakhir kesehatannya menurun, jadi memang bolak balik ke rumah sakit kondisinya. Beliau menyampaikan bahwa saya khawatir tidak mampu menjalankan sampai menyukseskan porprov,” paparnya.
Di sisi lain, tugas Mukroni tidak hanya berkaitan dengan penyelenggaraan Porprov. Sebagai Kepala Dispora, ia juga memiliki tanggung jawab terhadap pembinaan olahraga dan persiapan atlet Tangsel.
Pilar mengatakan, sebelum keputusan pergantian diambil, komunikasi dengan Mukroni telah dilakukan secara intensif selama sekitar satu bulan. Ia bersama Wali Kota Tangsel dan Sekda, menurut Pilar, tidak ingin kondisi kesehatan Mukroni dipaksakan dengan beban pekerjaan yang berat.
Baca Juga: Terlibat Kejar—kejaran, Pelajar Terjatuh Dari Motor Hingga Kritis
“Pak wali dan saya juga tidak mau ambil risiko takut kalau dipaksakan rapat sampai malam Sabtu Minggu rapat, saya khawatir terjadi sesuatu,” sebutnya.
Terkait status kepegawaian Mukroni, Pilar menyebut hal tersebut dapat dikonfirmasi kepada BKPSDM. Namun, ia memastikan Mukroni masih berstatus ASN. Pilar juga berharap Mukroni dapat beristirahat terlebih dahulu hingga kondisinya pulih.
Plt Kadispora Tangsel Ika, langsung diberikan arahan mengenai tugasnya dalam struktur PB Porprov. Pilar mengatakan, dirinya telah memanggil Plt Kadispora bersama Asisten Daerah I dan Ketua KONI untuk menyatukan pemahaman terkait persiapan Porprov.
Dalam struktur PB Porprov, Ika berperan sebagai ketua harian. Karena itu, tugas utamanya adalah memastikan setiap bidang menjalankan program dan tahapan pekerjaan sesuai tanggung jawab masing-masing.
“Dia kan ketua harian, sebagai ketua harian harus bisa mengejawantahkan tugas dari pada organisasi. Teknis mengawasi bidang-bidang,” jelasnya.
Di tengah pergantian pejabat tersebut, persiapan Porprov VII Banten 2026 tetap berjalan. Pada Jumat, 2 Oktober 2026, PB Porprov VII Banten menggelar rapat koordinasi pemantapan persiapan bersama Panwasrah Provinsi Banten di Sekretariat PB Porprov Kota Tangerang Selatan di Pamulang.
Rapat dibuka Wakil Ketua Umum II PB Porprov, Chaerudin, dan dilanjutkan dengan pemaparan progres dari seluruh bidang oleh Sekretaris Dispora Tangsel, Saidun.
Wakil Ketua Umum II PB Porprov, Chaerudin mengakui masih terdapat sejumlah hal yang perlu dievaluasi dalam persiapan tersebut. “Mengevaluasi persiapan porprov,” kata Chaerudin.
Menurut dia, evaluasi terutama dilakukan terhadap kesiapan bidang-bidang dalam struktur kepanitiaan. Namun, ia tidak merinci lebih jauh poin evaluasi ketika dikonfirmasi melalui pesan WhatsApp.
Selain soal kepemimpinan organisasi, kesiapan venue pertandingan juga menjadi bagian penting dalam persiapan Tangsel sebagai tuan rumah Porprov VII Banten 2026. Salah satu yang masih menjadi perhatian adalah venue cabang olahraga voli pantai yang berada di kawasan Witana Harja, RT 02/RW 16, Kelurahan Pamulang Barat, Kecamatan Pamulang.
Berdasarkan pantauan pada Minggu (4/10/2026), pembangunan venue tersebut tampak belum rampung. Area lokasi masih ditutup seng mengelilingi proyek. Dari sela-sela seng, terlihat sejumlah material dan konstruksi yang belum sepenuhnya tertata sebagai fasilitas pertandingan. Tampak pula susunan besi yang ditopang kayu, papan kayu, serta kendaraan yang berada di dalam area proyek.
Di salah satu bagian area bahkan masih terlihat tiang neon box bertuliskan ‘Bank Sampah Edelweiss’, yang mengindikasikan lokasi tersebut sebelumnya digunakan untuk aktivitas bank sampah.
Venue tersebut dibangun di atas tanah aset milik Pemerintah Kota Tangerang Selatan. Camat Pamulang, Mamat, membenarkan bahwa lokasi tersebut diperuntukkan sebagai venue olahraga untuk cabang voli pantai.
“Iya memang benar itu venue olahraga untuk voli pantai,” sebut pria yang pernah menjabat sebagai Camat Ciputat. (eko)




















