SATELITNEWS.ID, TANGERANG—Jajaran aparatur Pemkot Tangerang diminta mengantisipasi munculnya klaster baru Covid-19 di Kota Tangerang. Disebutkan, saat ini sedang marak munculnya klaster – klaster baru penyebaran Covid-19 yang terjadi di beberapa daerah. Salah satunya yang harus diantisipasi adalah klaster hotel.
“Jadi saya minta hotel – hotel dan pelaku usaha lainnya yang ada di Kota Tangerang bukan sekadar melaksanakan protokol kesehatan tapi lakukan dengan benar,” terang Walikota Tangerang, Arief R Wismansyah saat memberikan arahan dalam doa bersama yang digelar secara daring bersama seluruh jajaran Pemkot.
Arief juga menginstruksikan kepada jajaran Satpol PP dan Dinas Budaya, Pariwisata dan Pertamanan serta kecamatan dan kelurahan untuk melakukan inspeksi kepada pelaku usaha, baik hotel sampai ke pedagang terkait protokol kesehatan. “Pedagang diwajibkan menggunakan masker dan sarung tangan dan hindari seminim mungkin penggunaan uang cash (tunai). Dan untuk hotel pastikan protokol kesehatannya dilakukan dengan benar, baik tamu maupun karyawan hotel,” pinta Arief.
Selain itu, Arief menyampaikan terima kasih kepada seluruh pegawai di lingkungan Pemerintah Kota Tangerang yang terus mengedukasi masyarakat tentang memakai masker, mencuci tangan dan menjaga jarak (3M). “Semoga upaya yang kita lakukan bisa menjaga masyarakat kita untuk tetap sehat di tengah wabah pandemi Covid-19 ini,” tukas Arief.
Sebelumnya, guna memutus mata rantai Covid-19, Dinas Kominfo gencar lakukan sosialisasi melalui wawaran keliling. Sosialisasi tersebut dilaksanakan rutin seminggu tiga kali di hari Senin, Rabu dan Jumat. Wawaran keliling pun di bagi menjadi tiga bagian wilayah yaitu wilayah barat, timur dan tengah.
Kepala Dinas Kominfo Mulyani mengatakan ini adalah salah satu cara Dinas Kominfo untuk membantu menyosialisasikan pencegahan penyebaran Covid- 19 dengan terjun langsung ke masyarakat. “Kita punya mobil wawaran yang sudah dilengkapi dengan speaker, jadi sambil jalan kita bisa sampaikan terkait upaya pencegahan Covid- 19 ke masyarakat,” ujar Mulyani.
Baca Juga: Gedong Tinggi Ciledug Dibongkar, Pemkot Tangerang Kaji Sisa Bangunan untuk Rekonstruksi
Wawaran keliling biasanya menyasar tempat-tempat ramai yang terdapat banyak masyarakat. Dalam setiap pelaksanannya wawaran keliling di lakukan oleh dua petugas sambil mewawarkan topik tertentu yang jadi perhatian pemerintah. “Selain melalui wawaran kita juga sosialisasi lewat media sosial dan juga media luar ruang seperti spanduk dan baliho,” terangnya. Mulyani berharap dengan sosialisasi tersebut, masyarakat bisa lebih paham soal Covid- 19 dan bisa menerapkan protokol kesehatan pencegahan penyebaran Covid-19.
“Penanganan Covid- 19 memerlukan peran serta masyarakat yang patuh mengikuti protokol kesehatan, memakai masker bila keluar rumah, mencuci tangan secara teratur, menjaga jarak dan menghindari kerumunan,” paparnya “Semoga kesadaran masyarakat akan bahaya penyebaran Covid-19 ini tumbuh di warga Kota Tangerang,” pungkasnya.
Salah seorang warga Kecamatan Larangan, Sutikno menyambut baik usaha Dinas Kominfo yang gencar mengimbau masyarakat melalui mobil wawaran. Menurutnya, keberadaan mobil wawaran tersebut sangat membantu masyarakat berperilaku disiplin mengikuti protokol kesehatan di masa pandemi Covid- 19. “Saya apresiasi kegiatan wawaran ini karena masyarakat jadi ingat untuk selalu pakai masker saat sedang di jalan,” tutur pria yang karib disapa Pakde ini. (made)
























