SATELITNEWS.ID, TANGERANG–Penerbitan pas Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Soetta) diperketat. Dalam penerbitannya Otoritas Bandar Udara (Otban) Wilayah I Kelas Utama Bandara Soetta menginstruksikan permohonan pas bandara wajib melalui Airport Pass Management System.
Kepala Otban Wilayah I Soekarno-Hatta, Mohammad Alwi mengatakan, hal ini dilakukan untuk menghindari orang-orang yang tak berkepentingan masuk ke area Bandara Soetta. Sehingga tidak sembarangan orang yang dapat memiliki pas bandara, baik tahunan maupun bulanan.
“Kita mengetatkan setengah mati, karena tidak bisa memberikan atau menerbitkan ini (pas bandara) kalau bukan untuk orang yang punya kegiatan dan pekerjaan di bandar udara,” ujarnya di Terminal 3 Bandara Soetta, Selasa (24/11).
Alwi menjelaskan, pemohon pas bandara harus melalui tahapan yang sudah ditentukan dan semua tahap melalui sistem yang ketat dengan teknologi informasi hingga Computer Based Test (CBT). “Maka dari itu, kita programkan dengan IT ini enggak sembarangan. Karena nanti ada admin, setelah admin ada backgroundcheck-nya dan ada CBT-nya,” jelasnya.
Namun demikian, penerbitan pas bandara di Bandara Soetta kini dapat selesai dalam sehari atau same day service. Dengan catatan, berkas dan persyaratan pemohon lengkap dan telah sesuai dengan yang ditentukan. “Permohonan pas (bandara) kita programkan dengan full IT yang namanya same day service, pelayanan 1 hari,” ujarnya.
Lebih jauh ia menjelaskan, program same day service tersebut bertujuan untuk meningkatkan pelayanan terhadap pemohon pas bandara. Sehingga menciptakan pelayanan prima terhadap perorangan yang memiliki aktivitas khusus di Bandara Soetta.
Baca Juga: Abu Vulkanik di Bandara Soekarno-Hatta Tetap Diawasi
Tak hanya penerbitan pas tahunan saja yang diperketat, namun permohonan untuk pas bulanan pun dilakukan pengetatan.
“Pas mingguan itu kan sebenarnya hanya berlaku di sini (terminal), tidak bisa masuk Airside. Terminal 2 Terminal 3 ini bisa. Karena pas mingguan ini hanya pas pengantar, temporary. Prosesnya juga sama dengan Pas Tahunan, selalu melalui IT,” tegas Mohammad Alwi.
Pelayanan pas same day service ini perdana diluncurkan kemarin. Dirjen Perhubungan Udara, pelayanan sistem online same day servive ini bertujuan untuk meningkatan pelayanan kepada stakeholder yang bekerja dan masyarakat yang punya kepentingan di Bandara Soetta.
“Tujuan utamanya adalah kita menghilangkan hal-hal yang sifatnya ada sesuatu. Jadi, dengan pelayanan real time online ini sehingga tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan,” ujar Novie.
Pada kesempatan ini juga, Dirjen Perhubungan Udara juga melaunching perizinan ketinggian, kawasan keselamatan operasi penerbangan dan izin operasional ground handling dan fasilitas sertifikasinya secara daring. (irfan/made)


















