SATELITNEWS.ID, KRESEK—Upaya Suparno (32) menolong istri dan anaknya dari kobaran api, berakhir pilu. Khosni (30) sang istri dan Ana (4) buah hatinya tak terselamatkan saat kebakaran menimpa ruko miliknya di Kampung Lebak Baru, Desa Renged, Kecamatan Kresek, Kabupaten Tangerang, Selasa (29/12) dini hari. Suparno sendiri mengalami luka bakar yang cukup serius di sekujur tubuhnya.
Komandan Regu Pemadam Kebakaran pada Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tangerang, Margono Agus mengatakan, api pertama kali muncul di salah satu bangunan ruko milik korban yang bernama Suparno (32).
Suparno yang melihat api semakin membesar, segera menuju kamar dimana sang istri yang bernama Khosni (30) dan anak yang bernama Ana (4) sedang tertidur. Tidak peduli walaupun badannya terbakar, Suparno berusaha dengan keras mencoba untuk menembus api yang berkobar membakar ruko.
Namun usahanya yang gigih tidak membuahkan hasil karena api yang sangat besar, diapun gagal menolong anak dan istrinya, sehingga kedua orang yang dicintainya tersebut meninggal dunia. Api yang terus membesar merembet ke dua bangunan ruko lainnya.
“Kata salah satu saksi, api tiba-tiba saja muncul di sebuah ruko. Api yang terus membesar merembet ke dua bangunan ruko lainnya. Pemilik ruko mencoba untuk memadamkan api dan menolong anak dan istrinya yang tidur, namun gagal, karena api semakin membesar,” kata Margono Agus kepada Satelit News, Selasa (29/12).
Suparno yang sudah lesuh, karena lelah dan banyak luka bakar, mencoba berteriak untuk meminta tolong kepada warga sekitar, sampai akhirnya tiba warga setempat mencoba membantu untuk memadamkan api menggunakan alat yang seadanya.
Baca Juga: Teknisi Jembatan Hanyut di Sungai Cisadane, BPBD Tangsel Bantu Cari Korban
Lanjut Margono, salah satu warga setempat langsung melaporkan kejadian kebakaran tersebut kepada Pihak Kepolisian Kresek dan Pemadam Kebakaran pada Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tangerang.
Pada pukul 03.15 Wib tim pemadam kebakaran tiba di lokasi, dan langsung melakukan pemadaman. Kata Margono, butuh waktu satu jam timnya untuk menjinakan api yang sudah membubung tinggi.
“Ada dua pos yang dikerahkan, dari Pos Kronjo dan Balaraja. Api mulai padam setelah tim pemadam berusaha dengan keras menjikan api, dengan menggunakan 1 unit mobil pemadam, dan 1 unit mobil Tanki air,” jelasnya.
Menurut Margono, kebakaran tersebut disebabkan arus pendek listrik, sehingga terjadi korlesting listrik. Pasalnya, berdasarkan keterangan, sebelum terjadi kebakaran, sempat terdengar bunyi ledakan di salah satu plafon ruko. “Dugaan sementara, kebakaran disebabkan korlesting listrik, arus pendek,” katanya.
Sementara itu, Kapolsek Kresek AKP Suryana menambahkan, bahwa korban luka saat ini sudah ditangani oleh RSUD Balaraja untuk mendapatkan perawatan intensif. Sementara anak dan istri Suparno sudah diurus oleh pihak keluarga untuk dikebumikan. “Suparno, atau korban luka sudah ditangani oleh RSUD Balaraja, dia mengalami luka bakar cukup parah,” jelasnya.
Lanjutnya, akibat kebakaran tersebut, korban mengalami kerugian materil sekitar Rp500 juta. Karena bangunan ruko mengalami kerusakan yang cukup parah. “Kerugian materil, kurang lebih sekitar Rp 500 juta,” tambahnya. (alfian/dm)
Baca Juga: Diguyur Hujan, 568 Rumah di Kabupaten Serang Terendam Banjir
























