SATLITNEWS.COM, SERANG – Hujan yang mengguyur sejumlah wilayah di Kabupaten Serang sejak 16 – 18 Desember mengakibatkan aliran DAS Cidanau dan DAS Cikalumpang meluap hingga ke pemukiman warga. Ada sebanyak 568 rumah yang tersebar di 6 Desa 3 Kecamatan terendam banjir.
Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Serang, Ajat Sudrajat mengatakan bahwa wilayah terdampak banjir antara lain, Kecamatan Padarincang meliputi Desa Citasuk, Desa Padarincang, Desa Batukuwung, Desa Kalumpang. Kemudian Kecamatan Cinangka Desa Rancasangga dan Kecamatan Gunungsari meliputi Desa Ciherang
“Dampak Kejadian sebanyak 695 KK, 569 rumah,” ujar Ajat, Kamis (18/12/2025).
Ajat menuturkan, kejadian tersebut disebabkan oleh Hujan dengan intensitas sedang hingga tinggi dari pagi sampai malam, sehinggA mengakibatkan DAS Cidanau dan DAS Cikalumpang menggenangi pemukiman warga dengan tinggi muka air bervariatif 20-120 cm dan akses jalan terhambat.
Mendapat laporan adanya bencana, Ajat mengaku sejak hari pertama peristiwa bencana melanda pihaknya telah melakukan upaya penanganan seperti melakukan pemantauan ke lokasi kejadian berkoordinasi dengan relawan.
“Hari ke 2 Tim gabungan menuju lokasi untuk melakukan penanganan evakuasi, melakukan kaji cepat, melakukan kordinasi dengan pihak terkait. Kemudian Hari ke 3 kembali melakukan pemantauan ke lokasi kejadian,” ujarnya.
Baca Juga: Antisipasi Lonjakan Pasien, Dinkes Kabupaten Serang Siagakan Semua Puskesmas
Ajat mengungkapkan saat ini beberapa wilayah kondisi banjir ada yang terpantau surut, namun ada juga tinggi muka air (TMA) yang terpantau mengalami kenaikan seperti di Desa Rancasanggal.
“TMA saat ini di Desa Rancasanggal bertambah menjadi 50-80 centimeter. Sedangkan Debit air di Desa Citasuk berangsur surut TMA 30 centimeter,” pungkasnya. (sidik)
























