SATELITNEWS.ID, PANDEGLANG–Salah satu pemasok program Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) di Kecamatan Cibitung melakukan koordinasi terlebih dahulu dengan stakeholder di wilayah tersebut. Hal ini sebagai bentuk transparansi dan ingin memberikan contoh yang baik dalam penyaluran program tersebut.
Salah satu pemasok dari CV. Cikalong Ananda Salsabila, Arif Wahyudin mengatakan, program dari pemerintah tak boleh disembunyikan dan tertutup pelaksanaannya. Maka kata dia, dipandang perlu menunjukan transparansi kepada semua pihak, khususnya para KPM (Keluarga Penerima Manfaat).
“Kami sengaja sebelum melakukan penyaluran pangan terhadap agen-agen dan KPM, terlebih dahulu melakukan koordinasi dengan semua stakholder, Muspika dan lainnya di Kecamatan Cibitung. Ini sebagai bentuk transparansi kami,” kata Arif, Sabtu (13/2).
Namun yang perlu digaris bawahi menurut Arif, koordinasi itu dilakukan agar dalam setiap penyaluran BPNT dapat dilakukan dengan baik, tentunya juga untuk mengedepankan pangan berkualitas.
“Intinya kami silaturahmi dan koordinasi dengan semua stakeholder di wilayah Kecamatan Cibitung, agar kedepan penyaluran BPNT dapat dilakukan dengan baik dari sebelumnya dan tidak ada permasalahan di kemudian hari,” jelasnya.
Selain itu, pihaknya juga menginginkan agar pihak pemasok yang lainnya, juga dapat mengedepankan jiwa sosialnya. Salah satunya dengan memberikan santuan kepada anak-anak yatim di wilayah pemasok.
Baca Juga: Layanan SIM Keliling Tangerang Selatan Sabtu 5 September 2026, Cek di Sini Jadwalnya
“Setiap usaha pasti ada keuntungannya. Alangkah baiknya keuntungan itu disisipkan juga untuk masyarakat sekitar yang sangat perlu dibantu seperti anak-anak yatim. Jiwa seperti ini perlu juga dilakukan para pemasok lainnya,” harapannya.
Arif berjanji bakal melakukan yang terbaik dalam memasok pangan untuk BPNT tersebut. “Tentu saja kualitas jadi pokok utama yang bakal kami kedepankan. Begitu juga pelayanan akan kami maksimalkan, karena kami juga tidak ingin masyarakat diberikan kualitas jelek seperti yang sebelumnya terjadi,” tandasnya. (nipal/aditya)



















