Minggu, 6 September 2026
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Satelit News
  • Beranda
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran
  • Beranda
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Satelit News
HUT RI Ke 81 DPRD Kab Tangerang

Buah Karma Baik Keluarga

Jejak Karir Politik Gatot Wibowo, Ketua DPRD Kota Tangerang

Oleh Deddy Maqsudi
Minggu, 21 Feb 2021 18:03 WIB
Rubrik Ragam, Sosok
Buah Karma Baik Keluarga

PENUH LIKA-LIKU: Ketua DPRD Kota Tangerang Gatot Wibowo menjalani karir politik yang penuh lika-liku. (ISTIMEWA)

FacebookTwitterWhatsapptelegramLinkedinEmail

SATELITNEWS.ID, TANGERANG—Buah jatuh tidak jauh dari pohonnya. Itulah pribahasa yang cocok menggambarkan sosok Ketua DPRD Kota Tangerang yang satu ini, Gatot Wibowo. Bermula dari sekadar mengantarkan orangtuanya ke acara partai, siapa sangka ia justru sukses menjadi politisi.

Gatot berhasil menjadi wakil rakyat di Kota Tangerang. Bukan  sekadar anggota biasa, melainkan menduduki posisi nomor satu di kursi parlemen Kota Akhalqul Karimah periode 2019-2024 menggantikan rekan satu partainya.

Kepada Satelit News, beberapa waktu lalu, secara santai dan gaya khas bahasa anak muda, pria berkacamata ini menceritakan awal  mula bisa terjun di partai politik bergabung dengan PDI Perjuangan. “Pas awal-awal tamat SMA tahun 1998 sering nganterin bokap rapat  partai kemana-mana,” ujar Gatot memulai kisahnya.

Kerap kali diminta mengantar sang ayah, pada tahun 1999 setengah dipaksa ia diminta bergabung ke PDI Perjuangan. “Kalau bahasa saya mah waktu itu dijorokin masuk partai,” terangnya.

Gatot mengungkapkan, dirinya memang lahir dari keluarga  aktifis. Mulai dari kakek hingga ayahnya aktif di PDI. “Kakek saya orang PNI tulen, demikian juga ayah saya adalah Ketua Pemuda Marhaen dan GSNI (Gerakan Siswa Nasional Indonesia) sejak masih SPG (Sekolah Pendidikan Guru) di Boyolali,” ujarnya. Sehingga sebetulnya tak mengherankan bila dirinya juga diminta meneruskan jejak keluarga.

Karena itu, menurut Gatot, apa yang diraihnya saat ini merupakan buah karma baik yang dilakukan keluarganya terdahulu. “Apalagi saat itu, keluarga dari ibu adalah kepala desa yang notabene dari partai penguasa. Tapi syukur alhamdullilah reformasi datang pada 98, dan keluarga meski pun berasal dari partai berbeda tetapi membantu saya secara pribadi,” ucapnya.

Baca Juga: Anggaran dan Kuota Program Umrah 2026 Melonjak, DPRD Kota Tangerang Buka Opsi Panggil OPD

Ia menyatakan, setelah bergabung dengan PDI Perjuangan pada usia 19 tahun dirinya ditunjuk sebagai wakil ketua ranting tingkat desa di Panunggangan. Kemudian posisinya di partai makin naik seiring tahun dan dipercaya sebagai wakil bendahara PAC kecamatan pada 2001. “Tahun 2006 menjadi sekretaris PAC, dan 2010 dipercaya ke DPC,” ucapnya.

Soal pencalonannya sebagai wakil rakyat, Gatot mengaku sebetulnya dirinya coba-coba sejak 2004 lalu. Namun kala itu, dia dianggap terlalu muda sehingga meski sudah mengirimkan berkas, namun dinyatakan tidak lolos sebagai caleg. ‘Keberuntungan’ kemudian baru berpihak pada dirinya kala menjadi caleg pada tahun 2009 lalu. Saat itu, ia terpilih sebagai anggota DPRD Kota Tangerang periode 2009-2014 untuk pertama kalinya.

BeritaTerbaru

Ruben Onsu Tak Hadiri Sidang Gugatan Hak Asuh Anak, Begini Alasannya

Ruben Onsu Tak Hadiri Sidang Gugatan Hak Asuh Anak, Begini Alasannya

Rabu, 2 Sep 2026 19:40 WIB
Ibunda Berpulang, Deddy Corbuzier Disebut Sangat Tegar

Ibunda Berpulang, Deddy Corbuzier Disebut Sangat Tegar

Kamis, 27 Agu 2026 18:33 WIB
Ketika Ilmu Hukum, Religi, dan Alumni Bersatu dalam Pengajian Dhuha Bersama Mama Dedeh

Geliat Inspiratif di SMK Pustek Serpong: Ketika Ilmu Hukum, Religi, dan Alumni Bersatu dalam Pengajian Dhuha Bersama Mama Dedeh

Kamis, 27 Agu 2026 14:01 WIB
Jadi Srikandi, Raisa Andriana Tampil Dalam Pagelaran Sabang Merauke 2026

Jadi Srikandi, Raisa Andriana Tampil Dalam Pagelaran Sabang Merauke 2026

Kamis, 27 Agu 2026 13:14 WIB

“Dan kebetulan yang terpilih waktu itu tidak ada pengurus, hanya ada saya yang sebagai sekretaris PAC, sebetulnya ada satu lagi atas nama Dasiman, tapi dia justru tersandung problem. Padahal PDI Perjuangan sendiri waktu itu secara konstitusi mendapat jatah duduk sebagai pimpinan tepatnya wakil ketua, maka kemudian saya ditunjuk  karena pengurus,” jelasnya. Sukses duduk di kursi parlemen, Gatot kemudian dipercaya sebagai Sekretaris DPC PDI Perjuangan pada 2010.

Selesai menjadi anggota DPRD Kota Tangerang, dia kembali mencalonkan diri sebagai wakil rakyat pada pemilu periode berikutnya pada 2014. Namun kali ini ia diminta naik kelas menjadi caleg tingkat Provinsi Banten. Sayangnya saat itu dia tidak berhasil. Meski begitu, di partai, Gatot mencoba mencalokan diri sebagai ketua DPC. “Tapi sama DPP malah ditugaskan sebagai sekretaris,” ucapnya.

Dua tahun berlalu, terjadi reposisi di tubuh partainya. Ketua DPC diganti oleh Plh beberapa saat. Namun usai masa Plh berakhir, ia pun kembali membulatkan kembali niatnya mencalokan diri sebagai ketua DPC. “Saat itu ada tiga nama yang dikirim ke DPP untuk  dijadikan calon ketua. Saya yang akhirnya dipanggil oleh DPP,” ucapnya.

Menjabat sebagai ketua DPC, partainya kembali menjadi pemenang di Kota Tangerang sehingga otomatis dia ditunjuk sebagai ketua DPRD Kota Tangerang oleh partainya.

Baca Juga: Arief Wibowo Dorong Kajian Potensi PAD Kota Tangerang

 

Sejak Kecil Terbiasa Hidup Sederhana

MENJADI pejabat dengan penghasilan tinggi identik bergaya hidup mewah. Namun tidak demikian halnya dengan Gatot Wibowo. Meski punya kedudukan bergengsi, ia mengaku tidak mau hura-hura.

“Ya, saya kebetulan datang dari keluarga dengan strata sosial biasa, jadi sehari-hari memang begini adanya,” terangnya. Gatot menjelaskan, sebagai manusia biasa, dirinya sebetulnya ingin tampil lebih baik lagi. Namun lagi-lagi dirinya harus realistis. “Apa yang mau ditampilin?” jelasnya.

Gatot menceritakan, saat lulus SMA, ayahnya menawarinya untuk bekerja di pabrik. Kebetulan saat itu ayahnya mendapat kuota dua orang untuk bekerja di pabrik Surya Toto. “Kakak saya ambil (kerja di pabrik), saya tidak mau. Saya pengen ngerasain nganggur. Terus sama orang tua saya dites. Sehari saya dijatah Rp 1.000,” ujarnya.

Akhirnya di tahun 1999, Gatot melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi. “Tapi sama orang tua harus nyari uang jajan sendiri. Makanya saya kuliah sambil dagang nasi goreng di depan rumah sini. Siang saya kuliah, malam jualan nasi goreng,” tukanya.

Selama dua tahun, Gatot merasakan banting tulang mencari uang dengan cara berjualan nasi goreng. “Jadi kalau hidup sederhana memang ini kebiasaan dari kecil. Jadi memang kita sadar, kita berangkat dari kelas strata sosial biasa, buat apa berubah jadi hedon. Bukan tidak pengen lebih, semua manusia pasti pengen lebih. Tapi bagi saya, ya biasa saja, santai,” ulasnya.

Apalagi, kata Gatot, kalau filosofi ayahnya sangat Soekarno sejati. “Jadi sekarang saya sudah membuktikan, betul kata Bung Karno. Kita gantungkan cita-cita kita setinggi langit, kalaupun jatuh kita jatuh di antara bintang-bintang. Jadi ini juga bisa menjadi inspirasi ke yang lain, bahwa hari ini demokrasi di Indonesia cukup terbuka, tidak mengenal kasta. Bahwa kita rakyat biasa juga boleh mimpi, persoalan nasib, siapa tahu nasib seseorang,” bebernya.

Gatot mengaku dahulu dirinya sempat mendapatankan ujian hidup dengan diberi kenikmatan sebagai wakil ketua DPRD Kota Tangerang. Namun semuanya kembali menukik  tajam pada tahun 2014 lalu usai gagal bertanding di pemilu 2014 lalu. “Saat langsung jatuh seperti menukik, terjun bebas,” ucapnya.

Kini ia pun kembali diuji dengan kenikmatan yang lebih besar dengan dipercaya  sebagai ketua DPRD Kota Tangerang periode 2019-2024. “Mudah-mudahan yang ini (kenikmatannya) macet ya, jadi nikmat terus, ha..ha..,” pungkasnya berseloroh.

 

Dikenal Dekat dengan Ulama

KETUA DPRD Kota Tangerang Gatot Wibowo dikenal sebagai salah satu pejabat publik yang sangat dekat dengan kalangan ulama. Bagi politisi PDI Perjuangan ini, ulama merupakan tokoh yang harus dihormati dan ditakzimi.

“Karena saya sadar hidup saya belum baik, banyak kekurangan. Kalau saya doa mungkin masih nyangkut di internit, tapi kalau para ulama yang doa mungkin sudah melewati genteng dan tembus ke langit, karena tingkat kesolehan orang kan berbeda,” kata Gatot.

Selain itu, Gatot juga menyadari bahwa sebagai manusia nafsu dunianya masih tinggi. “Tapi kalau para ulama sudah bisa mengurangi nafsu dunianya. Dan tentunya kita sebagai anak muda apalagi tokoh publik, harus hormat sama para ulama, karena memang kita juga diajarkan, baik dalam sejarah bahwa bangsa ini bisa eksis dan bisa merdeka karena bersatunya rakyat dengan ulama,” jelasnya.

Gatot menerangkan, dalam sejarah, peran ulama tidak bisa dilepaskan dari perjuangan kemerdekaan Indonesia. “Kalau kita lihat sejarah ketika terjadi agresi militer Belanda kedua, Bung Karno saat itu sowan ke KH Hasyim Asyari, terkait keadaan bangsa. Dan Alhamdulillah pada waktu itu Bung Karno dengan para ulama sangat dekat, kemudian lahir resolusi jihad. Jadi tentunya antara ulama dan umara harus sinergi, karena merekalah salah satu yang menjaga stabilitas sosial di tengah masyarakat,” tukasnya.

Selain menyempatkan diri untuk sowan ke sejumlah ulama, kedekatan Gatot Wibowo dengan para ulama juga dibuktikan dengan intensnya kegiatan keagamaan baik yang dilakukan di lingkup DPRD Kota Tangerang maupun di PDI Perjuangan. “Kita ada kegiatan istighosah yang rutin dilakukan,” tandasnya. (made/dm)

Tags: dprd kota tangerangGatot Wibowokarirpolitisisosok
ShareTweetKirimShareShareKirim

BeritaTerkait

Plot Twist! Irish Bella Hamil, Haldy Sabri yang Ngidam
Life Style

Plot Twist! Irish Bella Hamil, Haldy Sabri yang Ngidam

Kamis, 27 Agu 2026 12:20 WIB
Bukan Cendol Biasa, Cindua Winata Punya Dua Jenis Cendol dan Ampiang Ketan dari Payakumbuh
Bisnis

Bukan Cendol Biasa, Cindua Winata Punya Dua Jenis Cendol dan Ampiang Ketan dari Payakumbuh

Sabtu, 22 Agu 2026 09:47 WIB
Nasi Telur Barendo di FKS 2026 Pakai Campuran Telur Ayam dan Bebek, Ada Topping Mercon hingga Kulit Crispy
Bisnis

Nasi Telur Barendo di FKS 2026 Pakai Campuran Telur Ayam dan Bebek, Ada Topping Mercon hingga Kulit Crispy

Sabtu, 22 Agu 2026 09:34 WIB
Lamang Tapai Uni Dewi di FKS 2026, Kuliner Payakumbuh Turun-Temurun yang Bikin Pengunjung Ketagihan
Bisnis

Lamang Tapai Uni Dewi di FKS 2026, Kuliner Minang Turun-Temurun yang Bikin Pengunjung Ketagihan

Sabtu, 22 Agu 2026 09:24 WIB
Teh Talua Malimpah Mak Datuak, Minuman Tradisional Minang yang Kini Digandrungi Anak Muda
Bisnis

Teh Talua Malimpah Mak Datuak, Minuman Tradisional Minang yang Kini Digandrungi Anak Muda

Sabtu, 22 Agu 2026 09:14 WIB
Sate dan Soto Piaman Laweh Hadir di FKS 14 SMS, Bawa Resep Warisan Keluarga Sejak 1985
Bisnis

Sate dan Soto Piaman Laweh Hadir di FKS 14 SMS, Bawa Resep Warisan Keluarga Sejak 1985

Sabtu, 22 Agu 2026 09:02 WIB
Turut Berduka Cita Atas Wafatnya H. Desri Arwen
Pendaftaran Obyek Subyek Pajak Daerah Bapenda Tangsel
HUT RI Ke 81 Dinas perpustakaan dan arsip Kab Tangerang
HUT RI Ke 81 PT LKM Artha Kerta Raharja
HUT RI Ke 81 Dinsos Kab Tangerang
HUT RI Ke 81 Bapenda Kab Tangerang
HUT RI Ke 81 DPRD Kab Tangerang
HUT RI Ke 81 DPRD Kab Tangerang

Berita Pilihan

MENYAMPAIKAN PESAN : Gubernur Banten Andra Soni menyampaikan pesan saat membuka acara program Super Camp Banten Merebut Garuda. (ISTIMEWA)

Seratus Pelajar di Banten Ikuti Program Super Camp Free

Minggu, 30 Agu 2026 15:45 WIB
Pemkot Tangerang Diminta Segera Normalisasi Drainase untuk Mitigasi Banjir

Arief Wibowo Dorong Kajian Potensi PAD Kota Tangerang

Kamis, 3 Sep 2026 09:18 WIB
Aktivis Soroti Lambannya Pengumuman Nama Sekda Lebak Definitif

Aktivis Soroti Lambannya Pengumuman Nama Sekda Lebak Definitif

Kamis, 3 Sep 2026 19:09 WIB
Kepala Bidang (Kabid) Tata Ruang DPUPR Kabupaten Serang, Fardianto. (ISTIMEWA)

Dongkrak Investasi, DPUPR Serang Dorong Perubahan Tata Ruang

Kamis, 3 Sep 2026 15:36 WIB
Laos vs Indonesia, Demi Jaga Kans Lolos

Laos vs Indonesia, Demi Jaga Kans Lolos

Rabu, 2 Sep 2026 21:04 WIB
WhatsApp Satelit News
Ikuti WA Channel Satelit News
Google News Satelit News
Ikuti Kami di Google News

Facebook

SatelitNewsIDN

Youtube

@SatelitNewsIDN

Instagram

satelitnewsid

Pinterest

SatelitNewsID

Linkedin

SatelitNews

Tiktok

@satelitnewsofficial
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak Kami
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Syarat & Ketentuan
  • Pedoman
  • Kode Etik

Jauh Menjangkau Jernih Bersuara.
© 2025 Satelit News - All Rights Reserved.

Selamat datang kembali!

Masuk ke akun Anda di bawah ini

Password Yang Terlupakan?

Ambil kata sandi Anda

Silakan masukkan nama pengguna atau alamat email Anda untuk mengatur ulang kata sandi Anda.

Log In

Add New Playlist

Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Beranda
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran

© 2025 Satelit News - All Rights Reserved.