SATELITNEWS.COM, TANGSEL-Ketua Fraksi Partai Solidaritas Indonesia Kota Tangerang Selatan (Tangsel), Alex Prabu menyampaikan duka mendalam atas meninggalnya seorang anak akibat dugaan sengatan listrik dari fasilitas Penerangan Jalan Umum (PJU) di wilayah Kecamatan Setu.
“Pertama saya ucapkan duka mendalam atas meninggalnya adik kita. Semoga keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan dan kekuatan,” ujar Alex saat dikonfirmasi melalui telepon, Minggu (10/5/2026).
Menurut Alex, peristiwa tragis tersebut harus menjadi pelajaran penting bagi Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Tangerang Dishub khususnya bidang PJU, agar lebih serius melakukan pemeliharaan dan pengecekan berkala terhadap instalasi lampu penerangan jalan.
Ia menegaskan, program Tangsel Terang yang selama ini telah dipasang di sejumlah titik harus diimbangi dengan pengawasan rutin guna memastikan seluruh instalasi aman bagi masyarakat.
“Ini harus menjadi pelajaran, khususnya PJU untuk melakukan pemeliharaan secara berkala, PJU Tangsel terang khususnya yang sudah dipasang beberapa lokasi,” katanya.
Alex juga menyoroti bahwa banyak titik PJU berada di area publik dan permukiman yang kerap menjadi tempat bermain anak-anak. Karena itu, aspek keselamatan harus menjadi prioritas utama pemerintah daerah.
“Karena pengecekan berkala ini untuk memastikan bahwa lampu tidak mati lalu arus listrik tidak bocor sehingga bisa menjamin keselamatan warga sekitar, karena biasanya Tangsel terang dipasang di area umum yang biasanya tempat main anak-anak,” jelasnya.
PSI Tangsel pun mendesak Dishub Kota Tangerang Selatan untuk menjadikan insiden ini sebagai peringatan serius agar lebih berhati-hati dalam pengelolaan dan perawatan fasilitas penerangan jalan umum.
“Jadikan peristiwa ini menjadi warning Dishub khsusus nya PJU untuk lebih hati-hati dan selalu mengutamakan keselamatan warga diatas segalanya,” pungkasnya.
Diberitakan sebelumnya, seorang bocah laki-laki berinisial R (11) meninggal dunia diduga akibat tersetrum saat mengejar layangan di wilayah Kampung Koceak, RT 02 RW 01, Kelurahan Kranggan, Kecamatan Setu, Kota Tangerang Selatan (Tangsel).
Peristiwa nahas itu terjadi, Rabu (6/5/2026) sekitar pukul 17.30 WIB, menjelang waktu maghrib. Korban diketahui sedang bermain layangan bersama sejumlah teman sebayanya di sekitar lokasi kejadian. (eko)