SATELITNEWS.ID, SERANG–Pengurus Besar (PB) Mathlaul Anwar (MA) baru saja menggelar Muktamar XX di Bogor, Jawa Barat. KH Embay Mulya Syarief terpilih sebagai ketua umum untuk periode 2021-2026. Apa saja program dan gebrakannya untuk membawa Mathlaul Anwar semakin maslahat untuk umat? Berikut wawancara Satelit News bersama Ketua Umum PB Mathlaul Anwar KH Embay Mulya Syarief.
Tanya
Apa saja program dan terobosan yang akan Bapak tempuh dalam memimpin Mathlaul Anwar?
Jawab
Baca Juga: Arief Wismansyah Kagumi Sejarah Panjang Mathla’ul Anwar
Saya akan membawa Mathlaul Anwar kembali kepada khittahnya, yang fokus bergerak di bidang dakwah, pendidikan dan sosial. Menjadi mitra pemerintah di dalam menciptakan SDM yang unggul, berkarakter dan berakhlak mulia, dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Saya ingin mewujudkan cita-cita para pendiri. MA merupakan organisasi Islam yang inklusif, tidak terjebak pada perbedaan madzhab, serta menjaga semangat kebersamaan. Secara bertahap dan konsisten, kita harus kikis habis aroma faham radikalisme. Sebab Islam sejatinya adalah rahmat bagi seluruh alam semesta.
Tanya
Bagaimana pandangan Bapak terkait sinergitas internal, terutama antara pengurus besar (PB) dan wilayah saat ini?
Jawab
Baca Juga: Kolaborasi LP3H dengan Amanah Takaful, Beri Manfaat untuk UMKM Luncurkan Amanah MA Card
Pembenahan atau konsolidasi internal organisasi adalah agenda pertama saya. Sinergitas antara Pengurus Besar dan Pengurus Wilayah (PW) harus terbangun dengan baik. Insya Allah melalui kepengurusan yang saat ini sedang disusun, penguatan sinergitas antara PB dengan PW dan antar PW bahkan hingga Pengurus Daerah menjadi perhatian serius, agar tidak ada yang merasa di-anak tirikan.
Tanya
Adakah evaluasi dari kepengurusan PB Mathlaul Anwar sebelumnya, dan langkah apa yang akan Bapak ambil untuk memperbaikinya?
Jawab
Perbedaan perspektif adalah sebuah keniscayaan, dan itu adalah kekayaan kita. Karenanya saya akan merajut kebersamaan. Personil dalam kepengurusan periode sebelumnya pun saya rangkul. Tentu dengan hasil tracking yang dilakukan. Mereka yang memiliki integritas, kopetensi dan militansi kuat, itulah yang akan menjadi prioritas yang dimasukkan dalam struktur kepengurusan periode kepemimpinan saya lima tahun ke depan.
Tanya
Bagaimana pandangan Bapak terkait kader Mathlaul Anwar yang membawa nama organisasi berpartisipasi di dunia politik?
Jawab
Seperti diketahui, MA adalah organisasi Islam yang terbuka. Individu-individunya banyak yang berasal dari berbagai latar belakang yang beragam. Pendidikan politik terhadap warga juga salah satu tugas kita semua. Tetapi jika ada yang membawa-bawa nama organisasi ke dalam politik praktis, itu harus dicegah.
Tanya
Terkait peran dalam dunia pendidikan, program apa yang akan Bapak lakukan?
Jawab
Pendidikan akan menjadi perhatian khusus saya. Ada ribuan madrasah dan pondok pesantren milik MA yang tersebar di berbagai pelosok negeri. Kami akan inventarisir dan revitalisasi madrasah-madrasah dan pondok pesantren itu. Sebab banyak dijumpai madrasah yang kondisinya sangat memprihatinkan. Membangun anak bangsa harus dimulai dari pendidikan. Networking yang saya dan teman-teman pengurus miliki, akan dimaksimalkan untuk membangun dunia pendidikan di lingkungan MA. Demikian pula dengan perguruan tingginya, akan menjadi perhatian serius.
Tanya
Bagaimana upaya Bapak untuk memberdayakan sumber daya manusia (SDM) Matlaul Anwar agar semakin maju?
Jawab
PR kami sangat banyak dalam peroide kepemimpinan sekarang. Sistem kaderisasi harus dijalankan, agar mampu melahirkan banyak kader yang layak dan mendapatkan tempat di berbagai aspek kehidupan berbangsa dan bernegara.
Tanya
Di bidang dakwah, program apa yang akan Bapak jalankan?
Jawab
Bidang dakwah juga harus dipikirkan lebih serius. Sebab ini yang bersentuhan langsung dengan umat. Karenanya dakwah itu harus disampaikan dengan cara-cara yang ma’ruf, yang baik, yang santun. Kemudian tidak melawan kemunkaran dengan kemunkaran. Tidak dengan menebar kebencian dan caci maki.
Tanya
Bidang ekonomi dan kesehatan, apakah termasuk yang akan bapak maksimalkan?
Jawab
Ya, di bidang ekonomi dan kesehatan juga kita akan maksimalkan. Ada banyak pihak yang bisa kita gandeng untuk membangun ekonomi masyarakat. Melalui pembentukan dan pembinaan usaha kecil dan menengah. Saya sebagai orang yang juga hidup di bidang bisnis punya kiat untuk membangun ekonomi umat. Begitu pula dengan pelayanan kesehatan. Saya punya rencana untuk membangun pusat layanan kesehatan masyarakat. Jika membangun rumah sakit butuh waktu dan energi yang lebih banyak, maka setidaknya kita mulai dari membangun Klinik Kesehatan MA.
Tanya
Bagaimana Mathlaul Anwar membangun sinergitas dengan pemerintah dan Ormas Islam lainnya dalam rangka memajukan kehidupan berbangsa dan bernegara?
Jawab
Pada tahun 1912 Muhammadiyah lahir. Kemudian MA dilahirkan tahun 1916, disusul Nahdlatul Ulama pada tahun 1926. Ketiga ormas Islam tertua di Tanah Air ini memiliki hubungan historis yang sangat kuat. Ormas Islam ini juga terlahir jauh sebelum Republik ini berdiri. Harus diakui bahwa NU dan Muhammadiyah sudah melangkah lebih jauh, dan ini harus menjadi motivasi bagi MA. Karena itu, sebagaimana saya sering katakan bahwa MA adalah organisasi Islam yang menjadi mitra pemerintah dalam membangun anak bangsa. Komunikasi dengan ormas Islam lain akan terus kita bangun, tak hanya dengan NU dan Muhammadiyah, tetapi juga dengan ormas Islam lainnya. Pancasila itu kan hasil kesepakatan para pendiri bangsa ini. Dalam Islam, kita diwajibkan untuk menjaga kesepakatan itu. Karenanya mari kita jaga bersama kesepakatan itu.
Tanya
Apa harapan Bapak untuk kemajuan Mathlaul Anwar?
Jawab
Saya berharap agar seluruh kader Mathlaul Anwar untuk bersanding dan bergandeng tangan dalam kebersamaan. Sebab sejak awal saya dicalonkan oleh beberapa komponen MA, saya datang bukan untuk bertanding, tetapi untuk bersanding. Saya hadir sebagai Ketua Umum juga bukan untuk menumpang, tapi untuk menopang MA. (mardiana/dm)
























