SATELITNEWS.ID, TANGERANG—PASI Kota Tangerang ingin menerapkan persyaratan khusus terhadap peserta Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) VI Banten Tahun 2022. PASI Kota Tangerang mengusulkan agar usia peserta kompetisi multi event itu dibatasi maksimal kelahiran 2003.
Rencana itu disampaikan pelatih Atletik Kota Tangerang Sugeng Waluyo. Dia menuturkan PASI Kota Tangerang sudah mengusulkan persyaratan khusus itu kepada panitia Porprov VI Banten.
“Kita ada persyaratan khusus. Tidak seperti Porprov yang lalu, di Porprov tahun 2022 kita pakai batasan usia maksimal kelahiran tahun 2003,”ujar Sugeng saat memantau latihan atlet Kota Tangerang di Stadion Benteng, Rabu (28/4).
Sugeng mengatakan secara keseluruhan ada 39 nomor yang akan dipertandingkan pada Porprov VI Banten mendatang. Dari sekian banyak nomor, tiga diantaranya akan dikhususkan untuk atlet senior. Yakni nomor marathon, 10 ribu jalan cepat dan 10 ribu lari.
“Sehingga akan ada atlet senior yang berlomba. Untuk tiga nomor itu memang hanya atlet senior yang mampu,”ungkap Sugeng.
Dia menambahkan, PASI Kota Tangerang memiliki alasan khusus terkait usulan pembatasan usia atlet. Salah satu alasannya adalah kegagalan terselenggaranya Pekan Olahraga Pelajar Daerah (Popda) Banten tahun 2021. Kota Tangerang, kata Sugeng, sudah mempersiapkan banyak atlet untuk menghadapi event tersebut. Atlet-atlet itu juga sudah dipersiapkan untuk menghadapi Porprov VI Banten.
“Apabila aturan ini diterapkan, kami yakin semua daerah pasti memiliki atletnya. Rata-rata kan masih usia pelajar atau baru lulus SMA. Saya yakin persaingan akan lebih ketat dan distribusi medali ke delapan kota kabupaten dapat lebih merata,”ujar Sugeng.
Sugeng mengklaim rencana tersebut sudah diperdengarkan kepada pengurus PASI Banten. Namun masih bersifat informal.
“Nanti ada waktu bagi PASI Kota Tangerang untuk membawa aturan ini ke Pengprov PASI Banten dan Dispora Kota Tangerang ke Dispora daerah lain,”ujar Sugeng.
PASI Kota Tangerang menyiapkan 28 atlet untuk menghadapi Porprov VI Banten. Saat ini sebanyak 9 orang sudah masuk ke dalam program pemusatan latihan cabang (Puslatcab) yang terdiri dari 4 putra dan 5 putri. Mereka bermain di nomor sprint, gawang, tolak peluru, cakram dan lari jauh.
“Pada bulan Juni nanti akan ada seleksi lagi, termasuk promosi degradasi terhadap 9 atlet puslatcab tersebut,”ungkap Sugeng. (gatot)