SATELITNEWS.ID, LEBAK–Gerakan Pemuda (GP) Ansor Kabupaten Lebak menyatakan di tengah pandemi Covid-19 yang disertai kebijakan pembatasan bukan berarti tidak ada jalan untuk tetap melakukan kegiatan positif. Sebab, pada era modern ini, banyak alat yang bisa dijadikan media pembangunan.
Kata Ketua GP Ansor Lebak, Deden Farhan mengatakan, meski berada dalam keterbatasan karena kondisi pandemi, namun bukan berarti tidak bisa melakukan kegiatan dengan tetap menerapkan protokol kesehatan. Halal bihalal salah satunya. GP Ansor melakukannya dengan cara virtual menjadi media untuk saling menyapa dan saling bermaafan pada momen hari raya Idul Fitri yang masih dalam suasana pandemi Covid-19.
“Halal bihalal menjadi sarana kita untuk saling menyapa, saling meminta dan memaafkan lahir batin dalam suasana hari raya Idul Fitri serta terus berbagi cinta mangejar kebaikan,” ujar Deden, kemarin.
“Sesuai dengan tema Harlah Ansor ke 87 kemarin ‘Transformasi Media Juang’, kami coba ejawantahkan ke dalam aksi nyata GP Ansor di Lebak. Salah satunya bentuk ekspresi solidaritas kita, ekspresi kepedihan kita terhadap situasi di Palestina dengan doa bersama melalui virtual meeting. Tidak harus melalui demo-demo karena addu’a silahul mu’min (Doa, senjata orang beriman),” papar Deden.
Lanjut Deden, sebagai bagian dari komponen masyarakat yang ingin berkontribusi membangun Lebak dengan hati, GP Ansor mencoba menggerakan seluruh komponen untuk bersama-sama menyupport para pemuda terutama dalam hal kegiatan religi.
“Kami buat gerakan ‘Muji’ (Pemuda mengaji). Semoga gerakan ini bisa mentriger kita semua khususnya para pemuda yang ada di desa untuk semakin giat mengikuti pengajian,” harapnya.
Baca Juga: Agar Partai Demokrat Menjadi Pemenang, Iti: Jaga Komitmen dan Saling Menguatkan
Bupati Lebak Iti Octavia Jayabaya yang ikut dalam kegiatan tersebut mengaku miris dengan kondisi Palestina saat ini. “Maka melalui doa yang kita panjatkan bersama semoga dicatat sebagai bagian cara kita mendukung saudara-saudara kita di Palestina dan menghentikan agresi militer yang dilakukan oleh Israel,” ujar Iti
Dia mengapresiasi transformasi media juang GP Ansor, bahwa di tengah pandemi ini harus menyesuaikan media dakwah. Hal itu sudah Ansor mulai dan diharapkan ke depan ada banyak kegiatan dakwah melalui media sosial yang dilakukan Ansor Lebak.
“Dan semoga gerakan (Muji) yang digagas Ansor Lebak menjadi suluh untuk menambah kobaran kebijakan keagamaan di Lebak, di antaranya melaui Perda Gerakan Magrib Mengaji dan Penyelenggaraan Pendidikan Pondok Pesantren. Kita harus support bersama niat baik para pemuda Ansor untuk menggerakan pemuda di Lebak dalam hal kegiatan religi,” tandasnya.(mulyana/made)
























