SATELITNEWS.COM, CIPONDOH—SDN Cipondoh 3 Kecamatan Cipondoh Kota Tangerang berupaya membuat inovasi baru agar dapat menjadi sekolah adiwiyata nasional pada tahun 2021 ini. Sekolah tersebut ingin membuat berbagai olahan makanan dari tanaman yang dibudidayakan sekaligus memasarkannya kepada masyarakat.
Sekolah yang berada di jalan Manggala I RT 02/08 Blok M1 No 1, Cipondoh Makmur, Kecamatan Cipondoh itu memiliki banyak modal untuk melaksanakan rencana tersebut. Sebab, mereka memiliki sangat banyak tanaman. Tepatnya, sebanyak 900 jenis tanaman bunga hasil pemberian wali murid serta 200 pohon tanaman produktif ada di sekolah yang memiliki luas lahan 4.000 meter tersebut.
Tanaman-tanaman hias ditata di dalam pot. Ada yang digantung maupun dipajang. Sementara pohon tanaman produktif seperti mangga, belimbing, nangka dan jambu Jamaika tumbuh subur dengan buah-buahnya.
Guru Bidang Adiwiyata SDN Cipondoh 3 Firdaus Amri mengatakan sekolah tersebut sedang menuju adiwiyata tingkat nasional sehingga perlu untuk melakukan inovasi – inovasi di bidang lingkungan. Menurut Firdaus, saat ini pihaknya menunggu verifikasi lapangan dari pihak Dinas Lingkungan Hidup.
“Kami harus lebih dari tingkat provinsi. Harus punya visi dan misi yang terintegrasi dengan pembelajaran lingkungan hidup. Mulai dari cara pembelajaran, perilaku warga sekolah sampai fisik-fisiknya mendukung. Kita harus sesuai dengan 8 standar yang ditetapkan,” ujarnya.
Dia menjelaskan, inovasi yang akan dilakukan SDN Cipondoh 3 ialah, memanfaatkan hasil tanaman produktif menjadi makanan olahan yang dipasarkan. Firdaus ingin memanfaatkan hasil buah-buahan untuk berwirausaha yang nantinya menjadi modal untuk melaksanakan kegiatan adiwiyata lainnya.
“Untuk inovasinya, kita memanfaatkan hasil tanaman yang produktif menjadi makanan olahan yang nanti bisa dijual,”ujar Firdaus.
Makanan itu akan dijual melalui koperasi sekolah. Selain itu dapat pula dipasarkan secara daring. Uang hasil jualan tersebut akan digunakan sebagai keperluan adiwiyata seperti pembelian pohon-pohon, dan perawatan lingkungan.
“Penjualannya kita ingin buat koperasi sekolah dan bekerjasama dengan lingkungan untuk memasarkan hasil olahan tersebut. Atau kita adakan bazaar jadi bisa dijual secara online, ” ujarnya.
Menurut Firdaus, SDN Cipondoh 3 akan memanfaatkan tanaman obat seperti sereh, jahe, kunyit, temulawak untuk diubah menjadi berbagai jenis minuman sehat.
“Kami dapat membuat minuman dari rempah-rempah ditambah dengan campuran lemon, sereh, gula merah dan gula,”ujarnya.
Untuk tanaman produktif yang menghasilkan buah-buah, dibuat suatu olahan yang berbeda-beda. Karena produk SD Cipondoh 3 harus berbeda dengan buatan sekolah yang lain.
“Misal hasil pohon belimbing wuluh, biasanya hanya digunakan untuk sayur, sekarang dibuat manisan keripik” ujarnya.(mg1/gatot)