SATELITNEWS.ID, TANGERANG–Persaingan untuk mendapatkan siswa baru di kalangan sekolah swasta semakin ketat. SMA Genta Syaputra Kecamatan Teluknaga Kabupaten Tangerang memiliki banyak cara untuk tetap menjadi pilihan tempat pendidikan para calon siswa.
Yang pertama adalah membuka penerimaan peserta didik baru lebih awal. Mereka membuka PPDB sejak Maret 2021 lalu. Pendaftaran hanya dilakukan secara langsung ke sekolah tersebut.
Sebelum membuka pendaftaran, sekolah tersebut juga melakukan promosi dengan mengadakan lomba futsal yang pesertanya diikuti dari berbagai SMP se-kecamatan Teluknaga. Juara dari perlombaan tersebut akan mendapatkan hadiah berupa bebas biaya pendaftaran.
Subhan Hidayat (30), guru bidang kurikulum SMA Genta Syaputra menjelaskan pada tahun 2021 ini, pihaknya menggunakan strategi komunikasi secara persuasif untuk merekrut siswa baru. Langkah itu dilakukan melalui 20 persen guru SMA Genta Syaputra yang juga mengajar di sekolah lain. Para guru tersebut diminta menyampaikan tentang SMA Genta Syaputra.
“Kami tidak menggunakan media sosial untuk menarik peserta didik baru,”ungkap Subhan Hidayat kepada Satelit News, Jumat (28/5/2021) lalu.
Dia mengklaim strategi komunikasi yang dilakukan secara persuasif itu mampu membentuk kepercayaan masyarakat terhadap SMA Genta Syaputra. “Untuk PPDB saat ini sosial media tidak menjadi tolak ukur, kita lebih mengajak secara personal kepada siswa ataupun wali murid, ” tuturnya.
Subhan mengatakan setelah tiga bulan dibuka, SMA Genta Syaputra sudah memiliki 150 calon peserta didik baru. “Kita buka rombel sebanyak 7 kelas dan untuk dua tahun ke belakang ini kita tidak melakukan sosialisasi ke sekolah masuk ke kelas-kelas,” ungkapnya.
“Untuk PPDB di sini dari tahun lalu dan saat ini mengalami stabil, tidak ada penurunan atau peningkatan,” ungkapnya.
Selain strategi komunikasi yang dipakai, pada awal sampai akhir Maret pendaftaran pun mendapatkan diskon. Dengan bayar sebesar 100 ribu sudah menjadi siswa Genta Syaputra.
Kendala saat ini pihak sekolah tidak lagi mengadakan lomba futsal untuk menarik peserta didik baru untuk mendaftar. “Biasanya kita adakan lomba pada bulan Januari-Februari, tetapi saat ini kondisinya masih pandemi. Jadi ditiadakan kegiatan tersebut, ” pungkasnya. (mg3/gatot)