SATELITNEWS.ID, PONDOKAREN—Yayasan Pendidikan Jaya menggelar vaksinasi Covid-19 secara gratis kepada ratusan siswa dan mahasiswa dari lembaga pendidikan yang bernaung di yayasan tersebut, Rabu (14/7/2021). Yayasan Pendidikan Jaya menaungi Universitas Pembangunan Jaya, Sekolah Pembangunan Jaya dan Global Jaya School. Vaksinasi itu dilakukan sebagai bagian dari persiapan menghadapi kuliah tatap muka dan pembelajaran tatap muka.
Kepala Satgas Kegiatan Vaksinasi Yayasan Pendidikan Jaya Rini Pramono menjelaskan vaksinasi akan dilaksanakan selama tiga hari mulai 13 hingga 15 Juli 2021. Vaksinasi berlokasi di Global Jaya School.
Pada hari pertama vaksinasi dilaksanakan untuk mahasiswa Universitas Pembangunan Jaya. Pada hari kedua vaksinasi untuk siswa SMP dan SMA dari Sekolah Pembangunan Jaya dan hari ketiga vaksinasi untuk siswa SMP, SMA dan juga anak dari karyawan yang bekerja di Global Jaya School.
Rini Pramono yang juga Head of Human Capital Development Universitas Pembangunan Jaya menjelaskan pihaknya bekerja sama dengan RS Pondok Indah Bintaro yang menyediakan tenaga kesehatan. Dia meyakinkan vaksinasi dilaksanakan dengan tetap menjalankan protokol kesehatan 5M.
Menurut Rini, vaksin yang diberikan jenis Sinovac. Setelah tahap pertama selesai, nantinya akan ada tahap vaksinasi kedua yang akan dilakukan 28 hari kedepan sesuai dengan kebijakan puskesmas.
“Kita melakukan persiapan untuk nanti saat perkuliahan dimulai, ketika kondisi pandemi sudah lebih baik kita bisa ada yang kuliah secara tatap muka khususnya bagi yang kuliah praktikum ya. Jadi kalau dari UPJ sendiri semua dosen sudah divaksin, semua tenaga pendidikan sudah divaksin, satpam dan CS juga sudah divaksinasi. Sekarang tinggal mahasiswa yang divaksinasi” ujar Rini.
Salah satu mahasiswa UPJ yang mengikuti vaksinasi Evita Sari mengaku gembira sudah divaksin vaksin. Menurutnya vaksinasi yang diadakan adalah kesempatan besar, melihat situasi yang sekarang juga sangat sulit untuk mendapatkan vaksin.
“Selain itu keikutsertaan untuk meningkatkan herd immunity, juga supaya meminimalisir mutasi dari virus covid 19 itu sendiri,” ujarnya. (made)