SATELITNEWS.ID,TANGSEL—Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) ke-XIII tahun 2022 tingkat Kota Tangerang Selatan (Tangsel) digelar di gedung Puspemkot, Jalan Maruga Ciputat, Jumat (04/2/2022). Perlombaan yang diikuti oleh ratusan kafilah dari perwakilan di tujuh kecamatan itu bakal berlangsung hingga Senin (07/2/2022).
Ketua Harian Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ) Banten, Tholabi Kharlie, menuturkan, meskipun dilaksanakan secara sederhana, dia melihat selama ini pelaksanaan MTQ tingkat Tangsel sangat berbobot.
Ada yang mengatakan pelaksanaan MTQ tingkat Tangsel seperti pelaksanaan tingkat nasional. Kualitasnya seperti nasional, SDM Dewan Hakim, pembina dan peserta yang levelnya nasional, kalau Pak Wali melihat Dewan Hakim Nasional, Pak Wali akan lihat Wali Hakim ya ini dari Tangsel,” ungkapnya.
“Kalau selama ini Tangsel menjadi juara umum bukan hal mengejutkan namun memang layak,” sambungnya.
Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kota Tangsel, Dedi Mahfudin, mengatakan lomba MTQ tingkat Kota Tangsel menjadi momentum yang baik untuk memotivasi masyarakat untuk lebih giat lagi membaca dan menulis Alquran.
Dia berharap, MTQ ini bisa dijadikan momentum untuk memotivasi masyarakat untuk giat belajar baca tulis Alquran dan mengamalkannya dalam kehidupan sehari-hari.
Baca Juga: Layanan SIM Keliling Tangerang Selatan Sabtu 5 September 2026, Cek di Sini Jadwalnya
“Melalui MTQ tingkat Kota Tangsel ini diharapkan dapat melahirkan juara-juara yang berkualitas dan dapat mengantarkan Kota Tangsel kembali menjadi juara umum untuk delapan kalinya,” harap Dedi.
Para juara MTQ ditingkat Provinsi juga masih bisa mengikuti MTQ tingkat Kota Tangsel dan akan terus mengasah kemampuannya pada ajang ini.
“Mudah-mudahan melalui MTQ tingkat Kota Tangsel ini selain mempertajam kemampuan peserta yang sudah juara, juga dapat melahirkan bibit-bibit juara baru,” ujarnya.
Wali Kota Tangsel Benyamin Davnie mengatakan, penyelenggaraan MTQ memiliki peran penting bukan hanya sebatas perlombaan tapi juga mendorong mewujudkan masyarakat yang cinta terhadap Alquran, yang mau mengamalkan nilai-nilai luhur Alquran dalam kehidupan sehari-hari.
“Inilah salah satu motto Kota Tangsel yakni religius. Oleh karena itu harus kita jawab dengan pembuktian dan langkah-langkah yang nyata dengan mencintai Alquran serta mengamalkannya,” jelas Benyamin.
Nilai luhur Islam harus dijadikan rujukan utama, baik di lingkungan keluarga, lingkungan sosial maupun tatanan kehidupan berbangsa dan bernegara.
Baca Juga: SIM Keliling Tangerang Selatan Jumat 4 September 2026, Cek Lokasi, Syarat dan Biayanya
“Saya berharap nilai-nilai Islam ini juga harus menjadi cita-cita dan keinginan kita bersama, sehingga Kota Tangsel layak disebut Kota religius,” tandasnya.
Untuk diketahui, terdapat berbagai lomba MTQ diselenggarakan pada semua cabang yakni hafalan Quran, Tafsir Quran ke dalam bahasa Indonesia, bahasa Arab dan bahasa Inggris, Kaligrafi, tartil Quran, Tahmil Quran, hafalan Hadits, penulisan karya tulis Quran dan pemahaman Quran.
Saat ini globalisasi hingga perkembangan teknologi terus maju semakin pesat. Namun untuk memastikan pendidikan karakter yang perlu disampaikan kepada masyarakat. Maka nilai-nilai islam harus di penuhi.
“Saya berharap nilai Islam ini bisa diterapkan kepada seluruh anak melalui berbagai macam hal,” ujar Benyamin. (jarkasih)























