SATELITNEWS.ID, TELUKNAGA–Sebanyak 45 kios yang berada di Komplek Mutiara Garuda, Kecamatan Teluknaga, ludes terbakar, Jumat (25/3) pagi. Tiga orang pedagang mengalami luka-luka dalam kebakaran yang diduga berasal dari kabel yang mengalami korsleting.
Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik pada Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tangerang, Abdul Munir mengatakan, bahwa peristiwa kebakaran itu terjadi pada pukul 06.00 WIB.
Lanjut Munir, berdasarkan keterangan para saksi, api tiba-tiba saja muncul membakar salah satu kios. Katanya, pada pukul 04:00 wib ada salah satu toko atau kios yang sedang mengelas tempat jualannya.
Lalu sekitar pukul 06.00 ada pedagang yang menyalakan lampu kios, disitu kemudian terjadilah korsleting listrik. Ketika api mulai membakar kios, para pedagang sekitar sempat melakukan pemadaman dengan menggunakan air yang seadanya. Namun api terus membesar.
“Pedagang yang panik langsung meminta tolong kepada warga sekitar dan menghubungi pihak BPBD Kabupaten Tangerang,” kata Abdul Munir, Jumat (25/3).
Lanjut Munir, sebanyak 6 unit mobil kebakaran diterjunkan ke lokasi. Dimana, dalam proses pemadaman, petugas tidak hanya fokus pada titik api, tapi juga melakukan pendinginan pada beberapa kios lainnya, serta rumah warga agar api tidak merambat dan tambah membesar.
Baca Juga: Belasan Warga Sesak Nafas Akibat Kebakaran Sampah di Tangsel, Sekolah Diliburkan
Menurut Munir, kebakaran diduga akibat adanya arus pendek listrik dari salah satu ruko, dan karena kios di pasar tersebut rata-rata terbuat dari bahan yang mudah terbakar, api cepat menyambar ke kios lain.
Kios-kios yang terbakar diantaranya kios pakaian, sembako, dan buah-buahan.
Komandan Regu Pemadam Kebakaran pada BPBD Kabupaten Tangerang, Margono Agus menambahkan, dalam peristiwa kebakaran di Duta Bandara, Perumahan Mutiara Garuda yang menghanguskan 45 kios, menyebabkan 3 orang pedagang mengalami luka bakar ringan.
“Luka ringan. Api kan membesar, warga yang punya kios tahu kebakaran pada lari menyelamatkan barang – barangnya, cuman kan masih ada api, jadi terkena api,” katanya.
Saat ini dipastikan api telah benar – benar padam. Meski begitu petugas masih tetap berusaha melakukan pendinginan, sebab banyak barang mudah terbakar di lokasi pasar.
“Sudah padam. Masih pendinginan, guna memastikan tidak ada titik api,” jelas dia. (alfian)
























