SATELITNEWS.COM, PANDEGLANG–Sambut Ramadan, Dinas Koperasi, Usaha Mikro Kecil dan Menengah, Perindustrian dan Perdagangan (Diskoperindag) Kabupaten Pandeglang, memfasilitasi pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) untuk menjual takjil selama bulan puasa.
Bazar takjil Ramadan 1443 Hijriah itu, dipusatkan di Jalan Bank Banten-Pasar Hebeul, tepatnya di area Gedung Juang 45 Kabupaten Pandeglang. Ada 90 pelaku UMKM di Kabupaten Pandeglang, yang ikut bazar tersebut.
Kabid Perdagangan Diskoperindag Kabupaten Pandeglang, Juhanes Waluyo mengatakan, bazar takjil mulai buka pada hari pertama awal Ramadan yaitu Minggu (3/4) lalu.
“Hari Minggu kemarin sudah mulai buka dari jam 14.30 sampai jam 20.00 WIB. Di bazar tersedia aneka takjil, lauk pauk, aneka minuman, fashion, kraft, kuliner dan Sembako,” kata Juhanes, Senin (4/4/2022).
Juhanes mengungkapkan, pada hari pertama buka, bazar Ramadan, hujan deras sempat mengguyur wilayah Pandeglang. Sekalipun demikian, banyak warga yang datang bebelanja.
“Semoga para pedagang takzil tahun ini bisa mendapatkan keuntungan lebih. Dari berjualan di area takzil yang disediakan oleh Pemerintah,” harapnya.
Baca Juga: Bupati Pandeglang Dukung Kerja Sama Pelatihan Vokasi dengan BBPVP Serang
Kepala Diskoperindag Kabupaten Pandeglang, Suaedi Kurdiatna menegaskan, Bazar kali ini diikuti oleh 90 pelaku UMKM dengan menjajakan takjil menu buat buka puasa yang beragam.
“Mulai dari kolak, kurma, es campur
hingga makanan khas Pandeglang. Serta ada juga berjualan pakaian,” ujarnya.
Bazar takjil Ramadan tahun ini dipusatkan di area Gedung Juang 45 Pandeglang kaatanya, untuk memudahkan warga mendapatkan kuliner berupa takjil untuk santapan berbuka puasa.
“Jadi bazaar takjil ini selain sebagai upaya memeriahkan menyambut datangnya bulan suci Ramadan tetapi juga membantu meningkatkan perekonomian pelaku UMKM. Di mana kita bantu menyiapkan tempat berjualan,” pungkasnya.
Penyediaan bazaar takjil Ramadan juga tidak terlepas dari tren kasus pandemi Covid-19 mulai mengalami penurunan. Semoga saja terus menurun sehingga aktivitas bisa kembali normal.
“Kendati tren kasus menurun kita tetap mengimbau kepada warga untuk mematuhi protokol kesehatan. Gunakan masker saat akan berbelanja di bazar takjil Ramadan,” imbuhnya. (nipal)
Baca Juga: Unma Banten Gelar Lokakarya dan Pameran UMKM Hasil KKN 2026
























