Minggu, 6 September 2026
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Satelit News
  • Beranda
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran
  • Beranda
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Satelit News
HUT RI Ke 81 DPRD Kab Tangerang

Tekor Kelola BRT, Kinerja PT TNG Harus Digenjot

Oleh Gatot Riswandi Prasetyo
Rabu, 20 Jul 2022 10:00 WIB
Rubrik Headline, Kota Tangerang, Metro Tangerang
Tekor Kelola BRT, Kinerja PT TNG Harus Digenjot

BELUM UNTUNG: Bus Rapid Transit yang dikelola PT Tangerang Nusantara Global (TNG) melayani penumpang. BPK mencatat PT TNG mengalami kerugian hingga 6 miliar rupiah pada tahun 2021 lalu. (DOKUMENTASI/SATELIT NEWS)

FacebookTwitterWhatsapptelegramLinkedinEmail

SATELITNEWS.ID, TANGERANG—Pengelolaan Bus Rapid Transit (BRT) di Kota Tangerang belum optimal. Laporan Hasil Pemeriksaan Badan Pemeriksa Keuangan (LHP BPK) 2021 menyebutkan kalau PT Tangerang Nusantara Global (TNG) selaku pengelola BRT masih mengalami kerugian alias tekor. Nilai kerugiannya mencapai Rp 9 miliar. Perusahaan plat merah itu pun dianggap perlu menggenjot kinerjanya agar bisa untung.

BPK dalam laporannya memaparkan jika kerugian pengelolaan BRT tersebut terjadi selama tiga tahun. Yaitu pada 2019 merugi sebesar Rp 2 miliar lebih, lalu tahun 2020 Rp 1 miliar lebih dan di tahun 2021 Rp 6 miliar lebih.

“Sehingga PT TNG tidak dapat memberikan deviden kepada Pemerintah Kota Tangerang,” tulis BPK dalam laporannya.

Direktur Utama PT TNG Edi Candra mengatakan kalau laporan BPK sudah sangat jelas sebab dan akibat atas kerugian itu. “Itu kan kerugian tahun sebelumnya yang sudah teraudit. Itu kan juga sudah jelas dan clear saat audit di 2020 dan 2021 kemarin kerugiannya karena apa,” kata Edi Candra.

Dia menuturkan, pihaknya telah memiliki skema agar PT TNG tak merugi. Yakni dengan menambah bidang usaha. Khusus pada BRT, pihaknya akan melakukan pengawasan dan pengetatan pada sistem pembayarannya.

Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekretariat Daerah Kota Tangerang Yeti Rohaeti mengaku tak mengetahui penyebab kerugian yang dialami oleh PT TNG pada 2019 dan 2020. Namun untuk 2021, kata Yeti, PT TNG dinilai rugi karena adanya penyusutan aset.

Baca Juga: Naik BRT Tayo dan Angkot Si Benteng Cuma Rp81, Ini Waktunya

”Terkait dengan PT TNG, mereka sebenarnya tidak rugi. Tapi kita dapat penyertaan mobil tahun 2020 yang nilainya menyusut Rp 6,8 miliar (mobil bus-red),” ujarnya.

Namun Yeti mengaku tak mengetahui jumlah bus yang diterima PT TNG dari Pemkot Tangerang. Aset itu, kata Yeti masuk ke dalam neraca sebagai penyusutan. Sehingga, penyusutan itu kemudian dihitung oleh BPK sebagai kerugian di 2021.

BeritaTerbaru

RAPBD Perubahan 2026, Belanja Daerah Diproyeksikan Naik Rp214,387 Miliar

Wali Kota Tangerang Imbau Warga Waspada Abu Vulkanik GAK

Minggu, 6 Sep 2026 12:35 WIB

28 Tim Sepakbola Kecamatan Berebut Piala Bupati Tangerang

Sabtu, 5 Sep 2026 20:04 WIB

Bobol Gawang PSIM Lebih Dulu, Persita Harus Puas Bawa Satu Poin

Sabtu, 5 Sep 2026 19:54 WIB
Erupsi Gunung Anak Krakatau Hasilkan Lava Air Mancur

Erupsi Gunung Anak Krakatau Hasilkan Lava Air Mancur

Sabtu, 5 Sep 2026 08:42 WIB

“Penyusutan ini akan hilang dalam waktu 5 tahun,” katanya.

Peneliti Kebijakan Publik dari Institute for Development of Policy and Local Partnership (IDP-LP), Riko Noviantoro menuturkan laporan meruginya laba PT TNG pada tahun 2021 menjadi catatan penting. Terlebih penurunan laba itu cukup fantastis nilainya, mencapai Rp 9,3 miliar. Kerugian yang besar bagi sebuah BUMD.

“Dari laporan BPK itu memberi sinyal belum optimalnya kerja PT TNG. Maka perlu upaya koreksi manajemen untuk melihat kondisi internal dan eksternal,” jelas Riko.

Menurutnya, kerugian tersebut secara langsung berdampak bagi pemerintah daerah. Mengingat keandalan BUMD selalu diharapkan sebagai motor ekonomi lokal. Artinya BUMD yang bisa bekerja optimal dapat mendorong pertumbuhan ekonomi di daerah.

Baca Juga: Libur Iduladha, Bus Tayo dan SiBenteng Tangerang Tetap Beroperasi

Apalagi, sambung dia peran PT TNG sebagai BUMD yang menyediakan jasa pelayanan umum. Mulai dari transportasi umum, parkir, jasa keuangan, pariwisata dan sebagainya. Jasa layanan yang disediakan PT TNG menyangkut keberlanjutan ekosistem ekonomi lokal.

“Kondisi ekonomi sekarang memang rumit. Namun bukan berarti tanpa jalan keluar. Artinya PT TNG perlu berani melakukan berbagai koreksi,” imbuhnya.

Tentu saja tujuannya, sambung Riko untuk memperbaiki performa keuangan PT TNG yang secara langsung pula memperbaiki pendapatan pemerintah daerah. Dengan cara menggandeng kampus sebagai mitra manajemen.

“Sinergi kampus dan PT TNG bisa jadi jalan memperbaiki kinerja manajemen. Berbekal kajian yang memadai dan SDM yang banyak bisa jadi solusi bagi PT TNG,” tuturnya.

Pada sisi lain, menurut Riko kampus juga punya manfaat besar. Bukan hanya sebagai praktik pengetahuan, juga ikut bertanggung jawab mendorong kemajuan daerah. Dengan begitu energi perubahannya menjadi lebih besar.

Wakil Ketua DPRD Kota Tangerang Turidi Susanto mengatakan BRT yang dikelola oleh PT TNG adalah pelayanan publik. Terdapat subsidi dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kota Tangerang. Namun, apabila berdasarkan LHP BPK yang menyebutkan PT TNG merugi hingga Rp 9,3 miliar karena kurang optimal dalam pengelolaan BRT, maka seharusnya PT TNG mengevaluasi kinerja.

“Tapi kalau kajiannya BPK adalah merugi, PT TNG saya kita prosedural yang dijalankan itu ya mungkin PT TNG harus evaluasi program kegiatan seperti apa sehingga, minimal ya meminimalisir kerugian,” kata Turudi. (irfan)

Tags: bpkbrtpt tng
ShareTweetKirimShareShareKirim

BeritaTerkait

80 Persen Rekomendasi BPK Perwakilan Banten Ditindaklanjuti
Banten Region

80 Persen Rekomendasi BPK Perwakilan Banten Ditindaklanjuti

Sabtu, 5 Sep 2026 08:04 WIB
Kerusakan Jalan Teuku Umar Karawaci Akhirnya Diperbaiki
Headline

Kerusakan Jalan Teuku Umar Karawaci Akhirnya Diperbaiki

Sabtu, 5 Sep 2026 07:57 WIB
PSIM Yogyakarta vs Persita Tangerang, Pendekar Cisadane Dalam Kondisi Terbaik
Bola & Sport

PSIM Yogyakarta vs Persita Tangerang, Pendekar Cisadane Dalam Kondisi Terbaik

Sabtu, 5 Sep 2026 07:43 WIB
Empat Rumah di Sindang Jaya Mulai Dibedah, Bupati Tangerang Letakkan Batu Pertama
Headline

Empat Rumah di Sindang Jaya Mulai Dibedah, Bupati Tangerang Letakkan Batu Pertama

Sabtu, 5 Sep 2026 07:32 WIB
Layanan SIM Keliling Tangsel Jumat 3 Juli 2026, Cek Lokasinya
Kota Tangsel

Layanan SIM Keliling Tangerang Selatan Sabtu 5 September 2026, Cek di Sini Jadwalnya

Sabtu, 5 Sep 2026 07:21 WIB
SIM Keliling Kota Tangerang Selasa 1 September, Cek Lokasinya
Kota Tangerang

SIM Keliling Kota Tangerang Sabtu 5 September, Ada di Dua Lokasi

Sabtu, 5 Sep 2026 07:19 WIB
Turut Berduka Cita Atas Wafatnya H. Desri Arwen
Pendaftaran Obyek Subyek Pajak Daerah Bapenda Tangsel
HUT RI Ke 81 Dinas perpustakaan dan arsip Kab Tangerang
HUT RI Ke 81 PT LKM Artha Kerta Raharja
HUT RI Ke 81 Dinsos Kab Tangerang
HUT RI Ke 81 Bapenda Kab Tangerang
HUT RI Ke 81 DPRD Kab Tangerang
HUT RI Ke 81 DPRD Kab Tangerang

Berita Pilihan

APKASI Otonomi Expo 2026 Resmi Ditutup di Tangerang, Ini Pesan Penting Wabup Intan

APKASI Otonomi Expo 2026 Resmi Ditutup di Tangerang, Ini Pesan Penting Wabup Intan

Minggu, 30 Agu 2026 22:12 WIB
PT PWI 6 Hengkang, Wabup Lebak Sentil Pengganggu Investasi

PT PWI 6 Hengkang, Wabup Lebak Sentil Pengganggu Investasi

Kamis, 3 Sep 2026 18:32 WIB
MEMBAGIKAN BERAS CPP : Gubernur Banten Andra Soni (kiri) bersama Wagub Banten Achmad Dimyati Natakusumah (kanan), membagikan beras CPP. (ISTIMEWA)

Beras CPP Mulai Didistribusikan, Andra: Ini Upaya Menjaga Stabilitas Harga Pangan

Senin, 31 Agu 2026 18:51 WIB
Polres Tangsel Selidiki Kasus 340 Ribu Dolar Singapura Palsu

Polres Tangsel Selidiki Kasus 340 Ribu Dolar Singapura Palsu

Jumat, 4 Sep 2026 07:41 WIB
Anggaran MBG Terancam Dipangkas, Ditargetkan di Bawah Rp200 Triliun

Anggaran MBG Terancam Dipangkas, Ditargetkan di Bawah Rp200 Triliun

Jumat, 4 Sep 2026 07:38 WIB
WhatsApp Satelit News
Ikuti WA Channel Satelit News
Google News Satelit News
Ikuti Kami di Google News

Facebook

SatelitNewsIDN

Youtube

@SatelitNewsIDN

Instagram

satelitnewsid

Pinterest

SatelitNewsID

Linkedin

SatelitNews

Tiktok

@satelitnewsofficial
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak Kami
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Syarat & Ketentuan
  • Pedoman
  • Kode Etik

Jauh Menjangkau Jernih Bersuara.
© 2025 Satelit News - All Rights Reserved.

Selamat datang kembali!

Masuk ke akun Anda di bawah ini

Password Yang Terlupakan?

Ambil kata sandi Anda

Silakan masukkan nama pengguna atau alamat email Anda untuk mengatur ulang kata sandi Anda.

Log In

Add New Playlist

Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Beranda
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran

© 2025 Satelit News - All Rights Reserved.