SATELITNEWS.COM, SERANG – Pemprov Banten, berencana akan menyiagakan seluruh layanan kesehatan, baik Puskesmas pembantu, Puskesmas sampai Rumah Sakit (RS) selama arus mudik dan balik lebaran Idul Fitri 1444 Hijriah.
Sampai saat ini, Pemprov masih melakukan koordinasi bersama Polda Banten, Metro Jaya serta Pemerintah Kabupaten dan Kota, untuk kepastian waktu pelaksanaan kesiapsiagaan layanan kesehatan tersebut.
Berdasarkan data yang dirilis, setidaknya ada sebanyak 139 Puskesmas pembantu, 158 Puskesmas dan 127 RS baik milik pemerintah maupun swasta yang akan disiagakan oleh Pemprov Banten.
Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Banten, Ati Pramudji Hastuti mengatakan, selain itu pihaknya juga akan mempersiapkan sejumlah posko kesehatan gabungan dengan Kabupaten/Kota, dimana nanti untuk posko utamanya tetap berada di Puskesmas.
“Di terminal kita buka posko kesehatan. Di pelabuhan Ciwandan dan Merak juga. Nanti teknisnya itu gabungan antara Dinkes Provinsi Banten, Dinkes Kota Cilegon dan Kantor Kesehatan Pelabuhan,” kata Ati, Senin (10/4/2023).
Selanjutnya, pihaknya juga telah menyiapkan Public Safety Center (PSC 119) untuk memberikan pertolongan pertama apabila terjadi keadaan darurat ataupun terjadi kecelakaan.
Baca Juga: Damenta Kosongkan Posisi Pj Sekda Banten
“Kita punya PSC 119 itu akan mobile dan itu untuk darurat bila ada kecelakaan, dari kecelakaan itu kita akan bawa ke rumah sakit terdekat. Jadi 127 rumah sakit yang ada di Banten di aktifkan,” tambahnya.
Selain mempersiapkan posko kesehatan, Dinkes Provinsi Banten juga bersama BPOM akan melakukan pemeriksaan kesehatan lingkungan serta makanan-makanan ditempat-tempat umum, terutama di terminal.
Pj Gubernur Banten Al Muktabar,z seusai melakukan Rapat Pimpinan (Rapim) dalam rangka persiapan menghadapi arus mudik dan balik lebaran, Pemprov Banten terus melakukan persiapan agar nanti pada saat pelaksanaan berjalan dengan baik dan lancar.
“Kita terus melakukan kordinasi dengan berbagai pihak dalam rangka operasionalnya. Termasuk juga persiapan di pelabuhan Merak yang menjadi pusat penyebrangan antar pulau Jawa dengan Sumatera,” katanya. (mg2)
























