SATELITNEWS.COM, TANGERANG – Kepolisian Resort Kota Tangerang mengamankan puluhan remaja yang membawa senjata tajam. Mereka diduga hendak melakukan tawuran di kawasan Bizlink, Jalan Raya Bojonh – Pemda, Kecamatan Cikupa, Sabtu (19/8) dini hari.
Kepala Satuan Reserse Kriminal (Kasatreskrim) Polresta Tangerang, Kompol Arief Nazarudin mengatakan, pihaknya berhasil menggagalkan aksi tawuran yang hendak dilakukan puluhan remaja. Usai terdeteksi tim khusus dari kepolisian, yang sedang melaksanakan patroli operasi cipta kondisi di Kawasan Pergudangan Bizlink Citra Raya, Kecamatan Cikupa, yang juga berdekatan dengan jalan utama warga setempat.
“Awalnya diterima informasi dari masyarakat tentang keberadaan gerombolan remaja. Kemudian personel yang terlibat dikirim ke lokasi yang dimaksud,” kata Kasatreskrim Polresta Tangerang, Kompol Arif Nazzarudin kepada Satelit News, Sabtu (19/8).
Lanjut Arief, ketika melaksanakan patroli, rombongan kepolisian sempat berpapasan dengan gerombolan remaja yang menggunakan sepeda motor. Beberapa diantaranya tampak menggenggam senjata tajam (Sajam).
Kemudian, kata Arief, ketika berpapasan dengan petugas. Puluhan remaja tersebut langsung kocar-kacir untuk kabur menggunakan sepeda motor masing-masing.
“Ada beberapa, kita dapati dari pencegahan ini yaitu senjata tajam yang digunakan para remaja untuk aksi tawuran itu,” katanya.
Baca Juga: 23 Santri Lulus Sertifikasi Tahsin Utsmani dan Tahfizh Ponqi Tangerang
Tak sampai disitu, dalam rangka pencegahan aksi kejahatan jalanan, tawuran dan gangster, tim patroli dari Polresta Tangerang turut melakukan pemeriksaan terhadap pemuda atau remaja yang dicurigai sebagai anggota kelompok aksi tawuran tersebut.
Kata Arief, saat diamankan, ada salah satu pemuda berinisial W (28), mengaku bahwa dirinya tak ikut bagian dari kelompok yang hendak melakukan aksi tawuran. “Ada yang mengaku, habis jemput teman dan kebetulan lewat di lokasi kejadian,” ucap pemuda itu.
Arif menegaskan, pihaknya akan terus menggelar operasi cipta kondisi untuk mengantisipasi aksi tawuran atau gangster yang kerap terjadi di wilayah hukumnya tersebut.
“Perbuatan mereka ini telah meresahkan masyarakat, serta pengguna jalan dan mengganggu rasa aman, ketertiban umum,” ucapnya.
Adapun dalam operasi cipta kondisi melibatkan personel gabungan dari Satuan Sabhara, Reserse Kriminal beserta Intelkam, dan jajaran Kepolisian Sektor (Polsek) Cikupa.
“Kami tetap mengingatkan kepada orang tua agar tetap mengawasi anak masing-masing. Serta tidak mengizinkan anak keluar hingga larut malam,” pungkasnya. (alfian/aditya)
Baca Juga: Kapolresta Tangerang Sambangi Kampung Bebas dari Narkoba
























