SATELITNEWS.COM, TANGERANG—Sebagian besar pedagang Pasar Anyar Kota Tangerang masih enggan pindah ke tempat relokasi yang telah disediakan Pemkot Tangerang. Hingga kemarin (12/11) baru tiga pedagang “kering” yang pindah ke Mal Metropolis. Padahal jumlah yang semestinya memindahkan tokonya sebanyak 200 lebih.
Batas akhir perpindahan Pasar Anyar awalnya ditetapkan pada 7 November 2023 lalu. Namun deadline itu diundur hingga 18 November mendatang. Pantauan Satelit News di lokasi, hanya ada toko emas Sinar Jaya dan Benua Jaya yang telah menempati dan mulai berjualan di Mal tersebut. Sedangkan satu toko lainnya belum beroperasi.
Koordinator pedagang toko emas Pasar Emas, Robbi Handayana mengungkapkan ada dua alasan yang menyebabkan para pemilik toko enggan pindah. Alasan pertama adalah pedagang “kering” mau pun “basah” masih menginginkan agar dapat direlokasi di tempat yang sama. Penyebutan kering dan basah merujuk pada bahan dagang para pedagang. Alasan kedua, kata Robbi, pedagang juga masih terkendala biaya.
“Jadi kalau kesepakatan dari paguyuban pedagang Pasar Anyar itu inginnya di satu titik, tapi seiring berjalannya waktu, untuk menempatkan di satu tempat itu tidak ada, ngga ketemulah,” kata Robbi, Minggu (12/11).
Menurut Robbi, para pedagang kering seperti perak, baju, tas, sepatu dan lain-lain sudah dapat serah terima kunci dari pihak Mal Metropolis. Namun karena selain ingin ditempatkan satu titik, para pedagang juga masih terkendala untuk merapikan tempat dan pemindahan yang membutuhkan biaya.
“Kita juga sudah dipanggil lagi oleh pihak PD Pasar untuk diskusi. Jadi mereka kendalanya merapikan tempat, melihat situasi, dan untuk memindahkan barang dagangannya itu kan menggunakan biaya masing-masing,”ucapnya.
Baca Juga: Kerusakan Jalan Teuku Umar Karawaci Akhirnya Diperbaiki
Sehingga, lanjut Robbi, pihak PD Pasar memperpanjang batas akhir relokasi itu pada tanggal 18 November 2023.
“Kendalanya bukan dari Perumda atau Mall Metropolis, tapi dari para pedagang yang belum siap,”tuturnya.
Robbi yang juga pemilik toko Sinar Jaya itu mulai memindahkan tokonya pada 5 November 2023 lalu. Dia mengaku langkahnya itu dilakukan agar para pedagang lainnya juga segera pindah ke Mal Metropolis.
Corporate Public Relations & Reputation Management Mal Metropolis, Nidia Ichsan mengatakan sejak pertemuan awal dengan Perumda Pasar Kota Tangerang, Metropolis sudah menyampaikan bahwa sesuai dengan peruntukan mal maka pedagang basah tidak masuk dalam kategori tenant yang dapat berjualan di mal.
“Jadi bukan pihak Metropolis menolak namun memang tidak sesuai dengan peruntukan mal,”tegasnya.
Diberitakan sebelumnya, pihak Pemkot Tangerang dan PD Pasar telah menyediakan tempat relokasi para pedagang pasar anyar di dua tempat, yakni Mal Metropolis untuk pedagang kering dan di Plaza Shinta untuk pedagang basah. (mg5)
Baca Juga: SIM Keliling Kota Tangerang Sabtu 5 September, Ada di Dua Lokasi
























