SATELITNEWS.COM, TANGERANG—Nahas nasib Naufal Nurizki (12). Dia tenggelam saat berenang bersama empat temannya di danau bekas kalian, tepatnya di Danau Artaka, Kampung Kandang RT02/RW01, Desa Jatake, Kecamatan Pagedangan, Sabtu (11/11) sore. Korban yang merupakan warga Kampung Kandang, Desa Mekarwangi, Kecamatan Cisauk itu kemudian ditemukan dalam kondisi tewas.
Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tangerang Ujat Sudrajat mengatakan berdasarkan saksi Asep (37), dia melihat lima anak berenang dan bermain di danau bekas galian tersebut pada pukul 14.00 Wib. Saksi menyaksikan kejadian tersebut ketika sedang memancing di sekitar tempat kejadian perkara.
“Berdasarkan keterangan saksi, awalnya lima anak ini sedang berenang dan bermain. 4 orang berenang, satu orang yang bernama Naufal hanya bermain di pinggiran,” kata Ujat , Minggu (12/11).
Selang beberapa menit, kata ujat, korban Naufal terpeleset dan tenggelam ke danau tersebut. Lalu, karena tidak bisa berenang, Naufal pun tenggelam.
“Saat tenggelam, empat temannya teriak meminta tolong. Saksi bernama Asep sempat menghampiri dan mencoba mencari namun tidak ketemu, ” katanya.
Akhirnya, Asep langsung meminta bantuan warga sekitar dan menghubungi pihak BPBD Kabupaten Tangerang untuk melakukan pencarian terhadap Naufal. Katanya, tidak lama BPBD Pos BSD tiba di lokasi lalu dilakukan pencarian menggunakan perahu karet.
Baca Juga: Hari Ketiga Pencarian, Remaja Tenggelam di Sungai Ciujung Lebak Ditemukan Meninggal
“BPBD Pos BSD langsung tiba di lokasi untuk membantu pencaharian, ” katanya.
Kata Ujat, setelah dilakukan pencarian selama kurang lebih 4 jam, akhirnya Naufal berhasil ditemukan. Namun, sayang ketika ditemukan Naufal dalam keadaan tidak bernyawa.
Ujat juga mengimbau kepada masyarakat untuk selalu mengawasi anak-anaknya. Jangan sampai kejadian serupa terulang kembali.
“Pukul 16.30 wib, akhirnya korban ditemukan. Namun dalam kondisi meninggal dunia,” ujarnya. (alfian)


















