SATELITNEWS.COM, SERANG – Pemprov Banten memastikan, pasokan kebutuhan pokok aman dan terkendali menjelang libur Natal 2023 dan Tahun Baru 2024 (Nataru). Meski demikian, masyarakat diimbau untuk tetap bijak berbelanja dan tidak panic buying, sehingga semuanya bisa berjalan normal seperti biasanya.
Kepala Dinas Pertanian dan Peternakan (Distan) Provinsi Banten Agus M Tauchid mengungkapkan, dalam kurun waktu beberapa minggu terakhir beberapa harga komoditi memang terjadi kenaikan, seperti beras dan cabai. Namun demikian, kenaikan itu masih dalam kondisi terkendali dan indeks perkembangan harganya pun terlihat cukup baik.
“Ada beberapa komoditi yang mengalami penurunan,” kata Agus, Senin (18/12/2023).
Atas kondisi itu, lanjut Agus, artinya berbagai gerakan intervensi yang dilakukan Pemprov Banten seperti gerakan pangan murah itu cukup efektif. Menurut Agus, dalam tiga bulan kedepan kondisi kebutuhan pokok di Provinsi Banten cukup aman, selain dari pasokan Beras Cadangan Pemerintah (BCP) maupun hasil panen petani di beberapa daerah yang akan masih terjadi.
“Begitu pula pada pasokan cabai, yang dalam beberapa waktu terakhir ini terjadi kenaikan. Dalam waktu dekat akan dilakukan panen raya seluas 1 hektar dengan capaian panen sekitar 7 ton cabai merah, dari total 10 hektar lahan cabai,” ujarnya.
Akan tetapi, Agus menekankan, dibutuhkan siklus suplay yang baik dari produsen sampai tingkat konsumen. Sehingga, meskipun tidak besar stabilitas harga itu bisa terjaga dengan baik.
“Ini yang kita harapkan bersama,” imbuhnya.
Pj Sekda Provinsi Banten Virgojanti menambahkan, angka inflasi Provinsi Banten pada bulan November 2023 memang masih berada pada posisi 3,03 persen. Dirinya meyakini jika data terbaru akan lebih kecil dari itu, sebab berdasarkan data yang ada ada beberapa indeks penurunan harga di pasaran.
“Belum lagi kita diapresiasi oleh tim pengendalian inflasi pusat pada saat melakukan monitoring beberapa waktu lalu,” ucapnya.
Dengan adanya momen libur Nataru ini, Virgo berharap kenaikan yang terjadi masih dalam kondisi terjangkau, terutama untuk harga beras dan cabai. Langkah konkrit yang akan dilakukan, lanjut Virgo, Pemprov Banten bersama TP PKK akan melakukan gerakan pembagian bibit cabai kepada masyarakat untuk ditanam di lahan pekarangan rumah.
“Ini kalau setiap rumah sudah mempunyai tanaman produktif seperti cabai, setinggi apapun kenaikan harga di pasaran tidak akan mempengaruhi terhadap stabilitas keuangan keluarga,” pungkasnya. (luthfi)
