SATELITNEWS.COM, PANDEGLANG – Peta politik di Kabupaten Pandeglang bakal berubah. Hal itu, seiring dengan perolehan suara Raden Achmad Dimyati Natakusumah dan Risya Azzahra Rahimah Natakusumah, yang diprediksi gagal ke parlemen.
Berdasarkan hasil perhitungan sementara Komisi Pemilihan Umum (KPU), Dimyati hanya memperoleh suara 34.484 suara dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS) dan Risya hanya mendapat suara sebanyak 52.309 atau kalah dari Ahmad Fauzi yang mendapatkan suara 61.509.
Atau, hanya meloloskan Rizki Aulia Rahman Natakusumah ke Parlemen dari Partai Demokrat dengan perolehan 73.930 suara.
Prediksi kekalahan keluarga Dimyati di ajang pesta demokrasi 2024, mendapat tanggapan dari kalangan akademisi Fakultas Hukum dan Sosial (FHS) Universitas Mathla’ul Anwar (UNMA) Banten Said Ariyan.
Kata dia, hasil sementara perolehan suara tersebut, menjadi pertimbangan adanya perubahan peta atau rencana politik di keluarga Dimyati.
Jika semula, Rizki Aulia Rahman Natakusumah digadang-gadang bakal mencalonkan diri sebagai Calon Bupati Pandeglang, akan berubah dan memajukan Risya Azzahra Rahimah Natakusumah. Perubahan itu masuk akal, karena hasil perolehan suara di Pemilu 2024 tidak sesuai prediksi.
Baca Juga: Korsleting Listrik, 1 Rumah di Cimanuk Pandeglang Ludes Terbakar
“Semula, memang Rizki yang digadang maju di Pilbup. Tetapi, jika kita melihat hasil perolehan suara, bukan tidak mungkin Risya yang akan dimajukan. Dalam politik hal itu masuk akal saja, tinggal bagaimana nanti komunikasi politik dibangun,” katanya, Sabtu (2/3/2024).
Said mengatakan, potensi Risya melaju di Pilkada Pandeglang cukup terbuka lebar. Meski kalah di Pileg, namun perolehan politisi muda Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) ini patut diperhitungkan.
Dengan bekal itu, tinggal internal partai memetakan bagaimana langkah selanjutnya.
“Selain perolehan suara yang banyak, Risya juga memiliki popularitas yang bagus dan patut diperhitungkan. Mungkin PKB nanti bisa berkoalisi dengan partai lain agar bisa bersaing diajang Pilkada nanti,” ujarnya.
Said menilai, potensi Risya memenangkan Pilkada cukup terbuka lebar, selain berasal dari keluarga politik, ayahnya Raden Achmad Dimyati Natakusumah dan Ibunya Irna Narulita merupakan sosok yang memiliki pengaruh besar di Pandeglang.
“Tinggal bagaimana nanti, Risya ini disandingkan dengan siapa. Karena, kelemahan Risya ini kurang dalam pengalaman. Nah, itu bisa ditutupi oleh kalangan birokrat berpengalaman atau politisi ulung yang sudah banyak makan asam garam politik,” imbuhnya. (adib)
Baca Juga: Andra Soni: Irigasi Cisata Pandeglang Tingkatkan Produktivitas Petani
























