SATELITNEWS.COM, TANGERANG—Dua hari lalu, sejumlah aktivis mengambil formulir pendaftaran calon kepala daerah/wakil kepala daerah Kota Tangerang untuk diserahkan kepada Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kota Tangerang, Kaonang. Ada dua partai yang disambangi aktivis yakni DPC PDI Perjuangan dan DPC PKB Kota Tangerang. Hal ini pun ramai mendapat sorotan.
Dimintai komentarnya, Kaonang mengaku berterima kasih. “Yang pertama terima kasih atas niat baik dari sahabat-sahabat yang berkenan mengambil formulir di beberapa partai dan saya menghargai niatan tersebut. Berikutnya saya sampaikan permohonan maaf dari keluarga belum ada sinyal yang kuat untuk saya harus maju. Karena pentingnya kami, kalau Allah ridho, maju itu dapat restu dari keluarga. Itu yang paling penting,” ujar Kaonang saat ditemui usai menghadiri pembukaan kompetisi basket di GOR Damyati, Rabu (1/5/2024) pagi.
“Mungkin hari ini belum. Bukan berarti ke depan tidak, nggak tahu sebulan lagi, nggak tahu setahun lagi. Tapi untuk per hari ini saya katakan belum,” ucapnya. Dijelaskannya lebih lanjut, kalau pun Allah ridho dirinya maju, selain orang tua dan keluarga, adalah penting baginya untuk mendapat restu dari Wali kota Tangerang dua periode yakni Arief R Wismansyah. Sebab restu itu akan menjadikan “kartu utama” dirinya maju atau tidak sebagai peserta pilkada serentak untuk berkontestasi.
“Bapak Haji Arief Rachadiono Wismansyah merupakan mentor saya dalam proses berkarir di PemerintahKota Tangerang. Maka perlu saya minta izin kepada beliau, karena beliau bagian dari mentor saya,” jelasnya. Dia mengatakan, orang lagi bisa saja abai untuk meminta restu dari Arief, namun dirinya mengatakan tak bisa. Disinggung apakah dirinya sudah berkomunikasi dengan Arief, dia mengatakan belum. “Mungkin saya akan menghadap beliau,” ucapnya. Soal besok lusa, kata Kaonang, takdir Allah yang menentukan, sementara untuk hari ini dirinya belum menyatakan siap untuk maju di Pilkada Kota Tangerang 2024.
Ditanya mengenai pandangannya mengenai dua aparatur sipil negara (ASN) Kota Tangerang yakni Kepala Dinas Pendidikan Jamaludin dan Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Maryono yang turut mengambil formulir di sejumlah partai politik, Kaonang mengatakan bahwa hal itu merupakan sesuatu yang sangat bagus.
“ASN punya latar belakang dan pengalaman di birokrat luar biasa. Bukan orang yang jadi kepala daerah baru belajar. Ini keren. Karena itulah jenjang karier sekian puluh tahun ia mengabdi di Kota Tangerang, kemudian menjadi kepala daerah dengan visi yang lebih keren lagi, ini modal utama. Sahabat-sahabat ASN itu memiliki track record yang baik, saya yakin potensial untuk dipilih tinggi sekali. Inilah di era demokrasi, lari sama kencangnya, tidak saling menjatuhkan. Hidup itu kalo ga ada yang dipertaruhkan, ga oke banget,” pungkas Kaonang.(made)
























