SATELITNEWS.COM, TANGERANG—Jelas sudah kepastian mengenai adanya dua nama bakal calon kepala daerah dari DPD PKS Kota Tangerang. Ini setelah nama Fredyanto secara resmi dinyatakan mendapat rekomendasi untuk maju sebagai calon Wali kota Tangerang periode 2024-2029 meski nama anggota DPRD Provinsi Banten Hilmi Fuad sempat digadang-gadang bakal kembali maju berkontestasi dalam Pilkada Kota Tangerang.
Ketua DPD PKS Kota Tangerang Arief Wobowo mengatakan, perubahan nama bakal calon Walikota Tangerang tersebut dilakukan berdasarkan keputusan Dewan Pengurus Pusat (DPP) PKS. Hilmi Fuad sendiri bakal tetap sebagai wakil rakyat tingkat provinsi dari daerah pemilihan Banten 8.
“Saat ini kami sudah berkomunikasi dengan DPP terkait rekom. Keputusannya sementara Pak Hilmi Fuad tetap berada di Dapil Banten 8 karena perolehan suaranya di sana cukup besar,” ujarnya Minggu (9/6/2024) dalam pernyataan resmi di salah satu hotel di Jalan Jenderal Sudirman, Kota Tangerang.
Arief Wibowo mengatakan, sebagai penerima rekomendasi bakal calon Walikota Tangerang Fredyanto juga belum mengundurkan diri sebagai calon legislatif DPRD Kota Tangerang terpilih 2024. “Keputusan ini masih dinamis, Pak Fredyanto belum mengundurkan diri sebagai calon legislatif DPRD Kota Tangerang,” tambahnya.
Arief mengatakan, pihaknya kini masih menjalin komunikasi degan seluruh partai politik di Kota Tangerang dan belum menentukan siapa nama yang akan mendampingi Fredyanto dalam Pilkada Kota Tangerang.
Sementara anggota DPRD Banten terpilih Hilmi Fuad mengatakan, sebagai kader dirinya taat dan patuh akan keputusan yang di keluarkan dari DPP. “Ketika saya digadang- gadang sebagai bakal calon Wali kota Tangerang, saya merasa dimuliakan. Tapi setelah rekomendasi berubah bukan berarti saya tidak mulia. Ini sebuah bentuk ketaatan pada pimpinan dan struktur partai. Ketika disuruh maju, saya siap dan ketika disuruh mundur saya juga harus siap,” ujarnya.
Baca Juga: Daftar ke KPU Kota Tangerang, Segini Target Perolehan Suara Sachrudin-Maryono
Sementara Fredyanto mengaku sudah menyiapkan mental dan modal untuk maju pada pencalonannya pada Pilkada Kota Tangerang tahun 2024 ini. “Kita tahu bahwa politik itu tidak lepas dari yang namanya modal. Insya Allah saya sudah siapkan itu,” ungkap pengusaha properti tersebut. Namun dia tidak bersedia menyebutkan bentuk modal yang dimaksud maupun nominalnya. “Nanti dibilang sombong, cuma yang jelas saya pernah memodali Persikota pada 2014 lalu,” ucapnya. (made)























