SATELITNEWS.COM, SERANG – Dinas Koperasi, UMKM, Perindustrian dan Perdagangan (Diskoumperindag) Kabupaten Serang, melakukan inspeksi mendadak (Sidak) harga sembako ke Pasar Petir dan Pasar Baros. Hal itu dilakukan, untuk memastikan pasokan dan harga kebutuhan bahan pokok.
Kepala Bidang (Kabid) Perdagangan Diskoumperindag Kabupaten Serang, Titi Purwitasari mengatakan, belakangan ini harga sejumlah kebutuhan pokok sempat mengalami kenaikan yang cukup signifikan.
Diantaranya seperti, cabai rawit merah mencapai Rp85.000 per kilogram, kemudian cabai besar menembus harga Rp50.000 per kilogram. Kenaikan tersebut terjadi, karena pasokan yang berkurang.
Namun setelah sidak ke lapangan, dirinya menemukan harga kebutuhan pokok yang sudah mulai turun. Menurutnya, penurunan tersebut, karena sekarang ini pasokan sudah melimpah.
“Harga cabai rawit merah besar, sekarang turun 11,8 persen atau turun Rp10.000 per kilogram, kemudian cabai merah besar Rp5.000. Faktornya penyebabnya banyak, pertama momen hari besar keagamaan enggak ada yah, kemudian juga pasokan melimpah,” kata Titi, Rabu (31/7/2024).
Titi menuturkan, harga kebutuhan pokok mulai merangkak naik sejak dua hari yang lalu. Penurunan tersebut, diketahui setelah Diskoumperindag Kabupaten Serang melakukan sidak harga dan pasokan barang, ke Pasar Petir dan Baros.
Baca Juga: Tim Diskoumperindag Kabupaten Serang Tera Ulang Timbangan Toko Emas
“Kenapa kita lakukan sidak di Pasar Baros dan Petir? Karena lokasinya masih berdekatan dengan Kota Serang, kalau kita pantau di Tanara atau Tirtayasa, otomatis margin transportasi terlalu tinggi, nanti inflasi di Kabupaten Serang terlalu tinggi juga” tuturnya.
Diakui Titi, selama ini para pedagang di Kabupaten Serang masih mengandalkan pasokan dari Tanah Tinggi dan Pasar Rau, Kota Serang.
Karena, para petani dari Kabupaten Serang lebih dominan menjual hasil buminya ke Pasar Induk. (sidik)



















