SATELITNEWS.COM, TANGSEL–Polres Tangerang Selatan (Tangsel) menerjunkan delapan personel kepolisian yang ditugaskan untuk mengawal pasangan calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Tangsel di Pilkada 2024. Dimana, masing-masing personel itu bakal melekat pada paslon dan terbagi dalam dua tim.
“Untuk personel yang melekat pada Paslon sesuai dengan ketentuan itu ada 8 orang terbagi kepada 2 tim yang masing-masing 4 kemudian polanya melaksanakan piket, 1 tim 2 orang kemudian secara bergantian,” ujar Kabag Ops Polres Tangsel Kompol Hasoloan Situmorang, Rabu (25/9).
Hasoloan menuturkan, delapan personel kepolisian itu nantinya bertugas untuk memastikan keselamatan kandidat paslon selama masa kampanye berlangsung.
Selain itu, Hasoloan menjelaskan bahwa pada Pilkada serentak 2024 ini total terdapat 776 personel gabungan mulai dari TNI hingga Polisi yang bertugas menjaga kondusifitas kontestasi pemilihan kepala daerah.
“Ya untuk keseluruhan keterlibatan personel polri mulai dari polsek, gabungan polres berserta BKO dari Polda Metro sekitar 776 personel,” ucapnya.
Nantinya, lanjut dia, mereka juga bakal bertugas mengamankan wilayah-wilayah rawan sesuai dengan yang sudah dipetakan. Namun, Hasoloan mengklaim bahwa sampai saat ini belum ditemukan wilayah rawan. Tetapi, tidak menutup kemungkinan bakal muncul wilayah rawan kedepannya.
Baca Juga: Layanan SIM Keliling Tangerang Selatan Senin 24 Agustus 2026: Lokasi, Syarat dan Biayanya
“Untuk mengenai wilayah rawan, kita buat pola pengamanan. Yang pertama yang kurang rawan itu polanya 2 personel menjaga setidaknya 8 TPS, kemudian daerah rawan, 2 personel 2 TPS, kemudian selanjutnya daerah sangat rawan 2 personel, 1 TPS kemudian untuk TPS khusus ada 1 kita, itu 1 personel, 1 TPS. Sampai saat ini pemetaannya semuanya cukup kondusif namun akan kita update,” pungkasnya. (eko)
























