SATELITNEWS.COM, TANGERANG–Sejumlah emak-emak di Kecamatan Pinang, Kota Tangerang melakukan aksi protes buntut kelangkaan gas elpiji 3 kg. Mereka meminta agar Pemerintah tidak mempersulit ketersediaan stok tabung gas melon tersebut.
Aksi protes itu dilakukan di RT 05 RW 04 Kampung Sawah Dalam, Kelurahan Panunggangan Utara, Kecamatan Pinang, Kota Tangerang. Dalam aksi itu, emak-emak tersebut meluapkan kekesalannya dengan melempar tabung gas 3 kg kosong sambil berucap “tolong pemerintah jangan persulit kami rakyat kecil ini”.
Salah satu warga, Wulan mengaku cukup kesulitan mencari gas elpiji 3 kg beberapa hari terakhir ini. Terakhir Ia mendapatkan gas 3 kg sejak 2 Minggu yang lalu.
“Terakhir dapat itu 2 Minggu yang lalu di warung kelontong dengan harga Rp25 ribu,” ungkapnya.
Ia menyebut sudah mencari ke warung mana pun di sekitar rumahnya, namun stok gas tersebut selalu habis. Bahkan Ia sampai mencari ke daerah Tangerang Selatan, namun hasilnya tetap nihil.
“Sudah cari ke Pasar Bengkok, Cipete bahkan sampai Tangerang Selatan. Katanya stok kosong belum dikirim dari Pertaminanya,” katanya.
Baca Juga: SIM Keliling Kota Tangerang Kamis 24 September, Cek Lokasinya
Ia berharap agar pemerintah tidak mempersulit dirinya dan rakyat kecil lainnya terkait ketersediaan gas 3 kg.
“Pengennya jangan dipersulit lagi, kita rakyat kecil diperhatikan dong. Diperhatikan kesejahteraan kita,” ucapnya.
Emak-emak lainnya Asiah mengaku bingung harus mencari gas 3 kg kemana lagi. Pasalnya, Ia yang berjualan warung nasi itu kesulitan mencari gas beberapa hari terakhir.
“Kalo ngga ada gas, saya berjualannya gimana. Kalo ngga jualan, ngga dapet duit, terus saya harus makan apa. Hari ini masih bisa masak, tapi ngga tau kalo besok,” keluhnya.
“Jadi saya mohon kebijaksanaannya bagi pemerintah kepada rakyat kecil seperti kami. Jangan dipersulit soal gas 3 kilo ini,” harapnya. (hafiz)


















