SATELITNEWS.COM, SERANG – Di hari pertama bertugas, Wakil Gubernur Banten Dimyati Natakusumah, langsung mengumpulkan seluruh jajaran eselon II di lingkungan Pemprov Banten, di Aula Pendopo Gubernur Banten, KP3B, Kota Serang, Jumat (21/2/2025).
Dalam pertemuan tersebut, Dimyati mengingatkan seluruh jajaran Kepala Dinas agar melakukan asas-asas efisiensi dan efektif, dalam setiap membelanjakan keuangan negara. Apalagi saat ini, hal itu menjadi perhatian utama Presiden RI Prabowo Subianto.
“Tidak boleh ada pemborosan. Kalau ada kegiatan-kegiatan yang tidak penting, tidak usah,” tegas Dimyati, Jumat (21/2/2025).
Dimyati mengatakan, para Kepala Dinas harus bisa memilih mana kegiatan yang prioritas untuk dilaksanakan dan tidak. Yang prioritas itu, tentu yang harus diutamakan.
“Disinilah, bagaimana seorang pimpinan itu harus bisa memilah,” tandasnya.
Pada kesempatan itu, Dimyati juga menyoroti terkait dengan tugas dan fungsi Badan Kepegawaian Daerah (BKD), yang harus berperan aktif dan menjadi pengawal utama berjalannya aturan dalam ruang lingkup kepegawaian.
Baca Juga: DPRD Banten Pertanyakan Kekosongan Kepsek Hingga Plt Dirut RSUD
“Golongan dalam kepangkatan itu, harus runut prosesnya, tidak boleh ada yang dilewati. Termasuk juga bagi Plt, itu harus sesuai dengan basik nya yang masih dalam satu rumpun, tidak boleh menyebrang,” ujarnya.
Dikatakannya, kepala SKPD harus melakukan pembinaan kepada pegawai untuk regenerasi. Membuat kondusif dan stabil di SKPD. Dirinya juga tekankan, untuk menghilangkan budaya setor untuk jabatan.
“Silakan saudara – saudara bekerja. Kami gubernur dan wakil gubernur, akan membela saudara dalam bekerja. Tidak boleh kena preman. Saudara-saudara dalam bekerja tidak boleh diperas, tidak boleh dilecehkan. Akan membackup, membela saudara-saudara. Tapi jangan asal – asalan,” ungkap Dimyati. (luthfi)



















