SATELITNEWS.COM, TANGERANG-Napoli akan bertandang ke markas Parma di Ennio Tardini, Senin (19/5) dini hari nanti pukul 01.45 WIB. Jika menang dan Inter dikalahkan Lazio, sang keledai bakal meraih scudetto lebih cepat.
Pasalnya, Napoli unggul satu poin di sisa 2 pekan akhir Serie A. Pada pekan terakhir, Napoli hanya menjamu Cagliari.
“Kami harus menang di dua pertandingan terakhir. Hanya itu yang perlu kami lakukan,” ujar pelatih Napoli Antonio Conte.
Conte yang dikaitkan dengan Juventus dan AC Milan untuk musim depan, ingin mencatatkan sejarah di Napoli untuk trofi scudetto keempat mereka.
Namun, ambisi Conte akan coba dihadang oleh Christian Chivu. Pelatih Parma itu adalah bek Inter saat Nerrazurri meraih treble winners pada 2010 bersama Jose Mourinho.
Menggantikan Fabio Pecchia pada medio Februari lalu, Chivu perlahan membawa Parma menjauhi zona degradasi. Namun, Parma hanya berjarak empat poin saja dari zona merah.
Kemenangan, atau setidaknya menahan Napoli, bakal menyelamatkan Parma. Bermain di Tardini tak pernah mudah bagi Napoli.
Dalam 14 pertemuan terakhir di sana, mereka sama-sama meraih enam kemenangan dan dua kali imbang. Napoli diprediksi akan tampil pragmatis di laga ini, mencetak satu gol penting.
Lalu bertahan mati-matian demi tiga poin yang sangat berarti. Napoli dipastikan kehilangan Stanislav Lobotka, Alessandro Buongiorno, dan Juan Jesus karena cedera.
Mathias Olivera kemungkinan besar mengisi pos bek tengah, sementara Billy Gilmour menggantikan Lobotka di lini tengah. Gilmour akan diduetkan dengan rekannya asal Skotlandia, Scott McTominay, yang mencatatkan lebih dari 15 kontribusi gol di musim debut Serie A.
Di depan, Lukaku yang mencetak gol kemenangan atas Parma pada debutnya Agustus lalu, akan kembali menjadi tumpuan bersama Giacomo Raspadori. (rmg)