SATELITNEWS.COM, TANGERANG– Di tengah guyuran hujan yang membasahi kawasan Cipondoh, Kota Tangerang, Tim Keswan (Kesehatan Hewan) Dinas Ketahanan Pangan (DKP) Kota Tangerang melakukan tugasnya memeriksa kondisi kesehatan hewan kurban menjelang Hari Raya Iduladha. Pemeriksaan dilakukan di sejumlah lapak penjualan hewan di sepanjang Jalan KH Hasyim Ashari, Kamis (22/5/2025).
Kegiatan pengecekan ini merupakan bagian dari agenda rutin tahunan yang dilakukan DKP Kota Tangerang. Tujuannya untuk memastikan hewan kurban yang dijual kepada masyarakat berada dalam kondisi sehat dan layak sembelih sesuai dengan syariat Islam.
“Kegiatan ini rutin dilakukan setiap menjelang Iduladha. Tim Keswan dari DKP Kota Tangerang menyasar seluruh lapak hewan kurban yang tersebar di berbagai kecamatan, termasuk di Cipondoh ini,” ujar Kepala Bidang Peternakan dan Pertanian DKP Kota Tangerang drh Ibnu Ariefyanto, kepada wartawan.
Ibnu menjelaskan bahwa tahun ini pihaknya menargetkan pengecekan di sekitar 230 lapak hewan kurban di seluruh wilayah Kota Tangerang. Jumlah tersebut sedikit lebih tinggi dibanding tahun sebelumnya yang mencapai sekitar 200 lapak.
“Dalam pemeriksaan, kami mengecek berbagai aspek mulai dari dokumen asal hewan, kondisi fisik, hingga gejala klinis. Semua kami lakukan untuk memastikan hewan yang dijual sehat dan bebas dari penyakit menular,” lanjutnya.
Hingga hari ini, hasil pemeriksaan belum menemukan adanya indikasi penyakit menular berbahaya seperti Antraks atau Penyakit Mulut dan Kuku (PMK). “Alhamdulillah, sejauh ini seluruh hewan kurban yang kami periksa dalam kondisi sehat,” ujar Ibnu.
Baca Juga: Panen Jagung Wilayah Batuceper
Ibnu juga memberikan edukasi kepada pedagang dan masyarakat untuk lebih waspada terhadap ciri-ciri hewan kurban yang tidak sehat. “Perhatikan nafsu makan, gerakan lincah, tidak pincang, dan penampilan yang bersih. Itu semua adalah indikator utama hewan yang sehat dan layak untuk dikurbankan.”
Ia juga menyarankan masyarakat membeli hewan dari lapak-lapak yang telah mendapat stiker pengawasan dari dinas sebagai bukti bahwa hewan-hewan di tempat tersebut telah diperiksa kesehatannya. “Kalau ada stiker dari kami, berarti sudah dicek dan dinyatakan aman,” tegasnya.
Selain itu, Ibnu mengingatkan pedagang untuk memperhatikan kebersihan kandang dan memberikan perlindungan dari cuaca ekstrem. Jika ditemukan hewan yang sakit, ia mengimbau agar segera diisolasi dan melaporkannya ke dinas. “Pengobatan maksimal dua minggu. Kalau dalam waktu itu belum sembuh, maka tidak boleh disembelih atau diperjualbelikan. Dan kami siap memberikan layanan kesehatan hewan secara gratis,” jelasnya.
Sementara, Baharudin, salah satu pedagang sapi kurban di lokasi, mengaku mendukung penuh kegiatan pemeriksaan yang dilakukan oleh DKP. Ia merasa terbantu dengan kehadiran Tim Keswan yang rutin melakukan pengecekan dan memberikan arahan.
“Sapi-sapi kami berasal dari Bima, Nusa Tenggara Barat. Sebelum dikirim, hewan-hewan tersebut telah melalui proses karantina dan pemeriksaan kesehatan ketat oleh dokter hewan dan dinas setempat. Jadi ketika sampai di sini, kondisinya sudah siap jual,” kata Baharudin.
Ia menambahkan bahwa saat ini ia menjual sekitar 178 ekor sapi, dengan bobot terbesar mencapai 800 kilogram dan harga bervariasi antara Rp14 juta hingga Rp59 juta. Dari jumlah itu, sekitar 70 persen telah terjual menjelang puncak Iduladha.
Baca Juga: Program Vaksinasi Rabies di Kota Tangerang Disambut Antusias
“Tahun ini kami hanya menjual sapi, tidak lagi dicampur dengan kambing atau domba sesuai saran dari dinas tahun lalu. Penataan lapak juga kami perbaiki, kami tempatkan sapi-sapi di bawah atap agar lebih terlindungi,” ujarnya.
Baharudin juga mengaku sudah menerima arahan dari dinas mengenai pengisian data lapak dan kesehatan hewan melalui situs resmi. “Tadi sih sudah dikasih tahu websitenya, cuma saya lupa. Tapi jelas sangat membantu kami sebagai pedagang,” katanya sambil tersenyum.
Pemeriksaan ini menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah dalam menjaga keamanan dan kenyamanan masyarakat selama pelaksanaan ibadah kurban.
Dengan keterlibatan aktif pedagang dan kesadaran masyarakat yang semakin tinggi, diharapkan pelaksanaan Iduladha tahun ini berjalan lancar, sehat, dan aman. (mg01)
























