SATELITNEWS.COM, LEBAK—Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Lebak mengimbau masyarakat yang melamar sebagai Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) agar mewaspadai calo.
Imbauan tersebut disampaikan seiring dengan telah dibukanya lowongan untuk PPPK di berbagai bidang pada tahun 2025 ini. Namun, di tengah antusiasme masyarakat untuk melamar, calo kerap bergentayangan sehingga masyarakat diharapkan waspada adanya calo PPPK yang menawarkan jasa untuk membantu proses seleksi. Terlebih tawaran itu disertai dengan permintaan uang dalam nomimal tertentu.
Calo PPPK ini seringkali menjanjikan kepastian lolos seleksi dengan meminta imbalan uang yang tidak sedikit. Mereka kerap menggunakan berbagai cara untuk meyakinkan calon peserta bahwa mereka dapat membantu proses seleksi.
Namun, perlu diingat bahwa proses seleksi PPPK dilakukan secara transparan dan objektif. Seluruh proses seleksi akan dilakukan melalui sistem komputerisasi yang canggih, sehingga tidak ada celah bagi calo untuk mempengaruhi hasil seleksi.
Berdasarkan data BKPSDM Lebak, total pelamar pada tes PPPK tahap II sebanyak 1.676 pelamar yang sudah mengikuti seleksi CAT. Dari sebanyak 1.676 pelamar, yang hadir hanya 1.511 orang. Pada tahap II ini, hanya menyisakan 44 formasi yang terdiri dari tenaga teknis, guru dan tenaga kesehatan (nakes).
Kepala Bidang Pengadaan Pemberhentian dan Informasi (PIP) pada BKPSDM Lebak Iqbaludin menegaskan, kepada seluruh masyarakat untuk tidak percaya pada calo PPPK yang menawarkan jasa untuk membantu proses seleksi.
Baca Juga: 2 Bulan Berlalu, Nama Sekda Lebak Definitif Tak Kunjung Diumumkan
“Kemudian juga kemarin ketika ada pengarahan, ketika mereka mau tes. Itu kami sampaikan lagi jangan percaya pada calo atau oknum. Semuanya terang-benderang. Siapapun akan langsung mengetahui hasilnya setelah selesai mengikuti tes,” kata Iqbal, Kamis (22/5/2025).
Menurutnya semua proses dilakukan oleh panitia seleksi nasional dari Badan Kepegawaian Negara (BKN). Semua kata Iqbaludin proses berjalan tranparan tanpa kecurangan. Jadi tidak ada manipulasi yang dilakukan. “Untuk melihat hasil seleksi bisa dilihat di live-score-nya bisa dilihat di Youtube. Dari Youtube live-score BKN ada di BKN III Bandung. Jadi semuanya, jangankan nilai saya, nilai yang lain juga bisa dilihat, semua transparan,” tuturnya.
Iqbal memastikan bahwa hingga saat ini belum ada kejadian peserta PPPK yang menjadi korban penipuan para calo PPPK di Kabupaten Lebak. Namun demikian, imbauan harus dilakukan untuk meminimalisir oknum calo. “Sampai hari ini tidak ada. Soalnya mereka langsung konfirmasi ke kita. Kita selalu menyampaikan di awal, siapapun yang mengaku-ngakuan atas nama BKP SDM (untuk tidak percaya iming-iming bisa meloloskan),” pungkasnya.
Kepala BKPSDM Lebak Eka Prasetiawan, menyebutkan, masyarakat diharapkan dapat memahami bahwa proses seleksi PPPK tidak dapat dipengaruhi oleh calo atau pihak lainnya. “Kami berharap masyarakat dapat memahami bahwa proses seleksi PPPK dilakukan secara transparan dan objektif,” katanya. Masyarakat diimbau untuk mempersiapkan diri dengan baik untuk mengikuti proses seleksi PPPK. Dengan demikian, mereka dapat meningkatkan peluang untuk lolos seleksi dan menjadi PPPK di Kabupaten Lebak.
BKPSDM Kabupaten Lebak juga telah menyiapkan bantuan kepada calon peserta yang membutuhkan. Bantuan tersebut dapat berupa informasi tentang proses seleksi, materi pelatihan, dan lain-lain. Dengan kerja sama dan partisipasi aktif dari masyarakat, proses seleksi PPPK di Kabupaten Lebak dapat berjalan dengan lancar dan sukses. “Kami berharap masyarakat dapat bekerja sama dengan kami untuk melakukan proses seleksi PPPK secara transparan dan objektif,” pungkasnya. (mulyana)
























