SATELITNEWS.COM, TANGERANG–Festival Al-Azhom ke-12 bakal segera hadir. Acara tahunan ini akan diselenggarakan pada 26 Juni hingga 6 Juli 2025 mendatang.
Tahun ini, gelaran akbar keagamaan dan budaya di Kota Tangerang itu hadir dengan nuansa yang lebih inklusif dan segar. Salah satunya adalah kehadiran komunitas scooterist yang akan menggelar aksi sarungan bersama dengan riding vespa lintas kota.
Ratusan anggota komunitas Vespa dari berbagai wilayah di Tangerang Raya (Kota Tangerang, Kabupaten Tangerang, hingga Tangerang Selatan) dipastikan turut ambil bagian dalam acara riding bertema Scooterist Sarungan.
Aksi ini dijadwalkan berlangsung pada Minggu, 29 Juni 2025 pukul 14.00 WIB, dengan titik kumpul di Stadion Benteng Reborn, Kota Tangerang.
Ketua Sekuteris Tangerang Kota (StaKota), Iyo, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk dukungan Komunitas Vespa terhadap semangat Festival Al-A’zhom.
“Insya Allah kegiatan sarungan ini kita adakan tanggal 29 Juni. Jam 2 siang kita riding dari Stadion Benteng. Ini adalah bentuk nyata dukungan kami dari Komunitas Vespa terhadap Festival Al-A’zhom ke-12,” ujar Iyo.
Baca Juga: Ketua DPRD Kota Tangerang Ikut Jalan Sarungan
Menurutnya, diperkirakan sekitar 500 unit Vespa akan meramaikan konvoi ini, dengan rute yang melintasi ikon-ikon Kota Tangerang seperti Taman Makam Pahlawan Taruna, Tugu Adipura, Jam Gede Jasa, Masjid Agung Al-Ittihad, hingga finis di Pusat Pemerintahan Kota Tangerang.
Tak hanya sekadar konvoi, kegiatan ini juga membawa misi sosial dan spiritual. Melalui majelis Sekuteris Hijrah, para anggota StaKota turut mengajak komunitas anak jalanan dan biker hijrah untuk ikut serta dalam kegiatan keagamaan selama festival.
Arvan, perwakilan dari StaKota bagian religius, menjelaskan bahwa inisiatif ini bertujuan menghapus stigma negatif terhadap komunitas skuter dan biker yang selama ini sering disalahpahami.
“Kita ingin tunjukkan bahwa anak-anak komunitas juga punya sisi positif. Banyak teman-teman sekuteris yang hijrah dan aktif dalam kegiatan keagamaan. Kami ingin mengajak mereka untuk datang ke masjid dan terlibat langsung dalam kegiatan spiritual di Festival Al-A’zhom,” ujar Arvan.
Inisiatif ini mendapat sambutan hangat dari Ketua BKPRMI Kota Tangerang, Ahmad Rofiki, yang juga dipercaya masyarakat sebagai penanggung jawab Festival Al-A’zhom.
“Kami menyambut baik kolaborasi dengan komunitas scooterist dan biker dalam Festival Al-A’zhom tahun ini. Kami ingin festival ini benar-benar dirasakan oleh semua kalangan, termasuk teman-teman komunitas yang selama ini mungkin belum merasa terlibat,” jelas Rofiki.
Baca Juga: Bupati Tangerang Genjot Digitalisasi hingga Desa, Target Pajak dan Retribusi Makin Optimal
Ia menegaskan bahwa Festival Al-A’zhom bukan hanya perayaan keagamaan, tetapi juga ruang kolaborasi antar elemen masyarakat selama tidak bertentangan dengan nilai-nilai agama.
“Insya Allah, BKPRMI berkomitmen menjadikan Festival Al-A’zhom sebagai ruang terbuka bagi semua organisasi dan komunitas untuk berkontribusi dan merasakan manfaatnya bersama.”
Festival Al-A’zhom ke-12 akan berlangsung selama 11 hari, dengan rangkaian kegiatan keagamaan, budaya, UMKM, seni, hingga edukasi. Sejak pertama kali digelar, festival ini menjadi ajang silaturahmi akbar warga Kota Tangerang dan sekitarnya, dipusatkan di area Masjid Raya Al-A’zhom dan sekitarnya. (mg01)

















