SATELITNEWS.COM, TANGERANG–Pembelajaran tatap muka (PTM) di sekolah-sekolah Kota Tangerang kembali dilaksanakan secara normal setelah sebelumnya dilakukan pembelajaran jarak jauh (PJJ) menyusul sebaran abu vulkanik mulai Senin (14/9/2026) esok.
Pemerintah Kota Tangerang sebelumnya menerapkan PJJ selama tiga hari sebagai langkah antisipasi terhadap dampak abu vulkanik. Kebijakan tersebut kemudian diperpanjang hingga Jumat menyusul hasil survei kondisi di lapangan serta adanya Surat Edaran Gubernur Banten.
Wali Kota Tangerang Sachrudin mengatakan, pelaksanaan PJJ dilakukan karena kondisi abu vulkanik masih dikhawatirkan berdampak terhadap aktivitas masyarakat, termasuk kegiatan belajar mengajar di sekolah.
“Makanya kita melakukan PJJ selama tiga hari waktu itu. Karena berdasarkan survei bahwa ini masih dikhawatirkan, ditambah juga ada Surat Edaran dari Pak Gubernur, kita perpanjang sampai Jumat kemarin,” ujar Sachrudin ditemui usai kegiatan Tangerang 10 K di Pusat Pemerintahan Kota Tangerang, Minggu (13/9/2026).
Namun, mulai Senin, kegiatan belajar mengajar kembali dilaksanakan secara tatap muka. Pemerintah Kota Tangerang berharap kondisi sudah memungkinkan sehingga aktivitas pendidikan dapat berjalan seperti biasa. “Besok sudah berjalan normal, tatap muka,” katanya. Meski PTM kembali diberlakukan, Sachrudin menegaskan sekolah tetap diminta menerapkan protokol kesehatan sebagai langkah pencegahan terhadap kemungkinan dampak abu vulkanik. ” Tetap protokol kesehatan,” ujarnya. (made)
























