SATELITNEWS.COM, SERANG – Memasuki hari kelima operasi, Tim SAR Gabungan kembali memperluas pencarian terhadap delapan orang dalam rombongan wartawan yang hilang kontak di Perairan Selat Sunda, Kabupaten Pandeglang, Banten.
Berdasarkan Rencana Operasi SAR hari kelima, penyisiran dilakukan melalui jalur laut dan udara dengan cakupan wilayah yang diperluas. Tim SAR membagi area pencarian ke dalam sejumlah sektor untuk mengoptimalkan proses pencarian.
Untuk pencarian melalui laut, terdapat enam sektor yang disiapkan, yakni Sektor T, U, Z, W, X, dan Y dengan total luas area sekitar 2.537 nautical mile persegi (NM²). Sementara pencarian dari udara dilakukan di Sektor H dengan cakupan area sekitar 2.063 nautical mile persegi.
Sejumlah kapal dan unsur SAR dikerahkan dalam operasi tersebut. Di antaranya KRI Kerambit, KP Sanjaya, KAL Pahawang, KRI Leuser, KAL Anyer, KN SAR Antasena, KN SAR Basudewa, TB Gunung Santri, KP Hayabusa, RIB 02 Banten, KN SAR Tetuka 247, RBB Pulau Peucang, serta RIB 02 Lampung.
Dari udara, Tim SAR mengerahkan helikopter HR-3604 dan dua unit drone thermal Basarnas untuk memperluas jangkauan pemantauan.
Delapan orang yang masih dalam pencarian terdiri atas Warta (55), kapten kapal; Surakman (60), anak buah kapal (ABK); Heriyanto (49), pemandu (guide); M. Bagus Khoirunnas (28), jurnalis Antara; Ari Basuki (52), jurnalis Merdeka; Yudhis, jurnalis iNews; Daus (42), jurnalis Anadolu; serta Donal, jurnalis freelance.
Baca Juga: Doa dari Ratusan Masyarakat Carita untuk Keselamatan Rombongan Jurnalis yang Hilang
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Banten Al Amrad mengatakan, perluasan area pencarian dilakukan dengan membagi wilayah operasi ke dalam sejumlah sektor, baik di laut maupun udara.
“Memasuki hari kelima, kami kembali memperluas area pencarian dengan membagi wilayah menjadi beberapa sektor, baik melalui jalur laut maupun udara. Seluruh unsur SAR yang terlibat kami optimalkan untuk menyisir area yang telah ditentukan,” kata Al Amrad, Sabtu (12/9/2026).
Ia menegaskan, keselamatan seluruh personel SAR tetap menjadi prioritas selama operasi berlangsung. Terlebih, kondisi perairan Selat Sunda dinamis dan dapat berubah sewaktu-waktu.
“Kami akan terus melakukan upaya maksimal untuk menemukan delapan orang yang masih dalam pencarian. Setiap perkembangan di lapangan akan kami evaluasi dan setiap informasi yang berpotensi memberikan petunjuk akan segera ditindaklanjuti,” ujarnya.
Sementara itu, kondisi cuaca di wilayah pencarian diperkirakan cerah berawan hingga berawan. Angin bertiup dari arah tenggara hingga selatan dengan kecepatan 10–20 knot, sedangkan tinggi gelombang berkisar 0,5–2,5 meter.
Hingga hari kelima, operasi SAR masih berlangsung. Sebanyak delapan orang masih berstatus dalam pencarian (DP), sementara penyisiran oleh Tim SAR Gabungan terus dilakukan sesuai rencana operasi. (adib)
Baca Juga: Bocah yang Hanyut di Kali Angke Ciledug Ditemukan Radius 11 Km dari Titik Lokasi
























