SATELITNEWS.COM, TANGERANG—Setelah kesuksesan Superman garapan James Gunn di bioskop, DC Studios bergerak cepat ke proyek selanjutnya: Supergirl: Woman of Tomorrow. Rabu (16/7), Gunn memamerkan poster perdana yang memperlihatkan Milly Alcock dalam balutan kostum Supergirl. Pengenalan yang langsung menghebohkan penggemar.
Namun bukan hanya visualnya yang mencuri perhatian. Poster itu menampilkan plesetan slogan promosi Superman yang ikonik: “Look Up.” Kata “Up” dicoret dengan cat semprot dan diganti menjadi “Out.” Judul unggahan Gunn pun menegaskan: “Look Out. 2026.”
Tagline itu bukan sekadar permainan kata. Ia menyiratkan peringatan: yang datang bukan pahlawan penuh harapan, tapi seseorang yang mungkin jauh lebih berbahaya—dan lebih terluka.
Bagi penonton Superman, Kara Zor-El alias Supergirl sebenarnya sudah muncul sebentar di akhir film. Ia datang ke Fortress of Solitude dalam keadaan mabuk, setelah melancong ke planet-planet dengan matahari merah, tempat di mana bangsa Krypton kehilangan kekuatan mereka.
Di sana, Kara bisa “menjadi manusia biasa”, mabuk, dan berpesta. Dalam keadaan itu pula, ia menitipkan anjing supernya, Krypto, kepada Superman.
“Dia berantakan. Bener-bener berantakan,” kata James Gunn. “Superman dibesarkan di Bumi oleh dua orang tua yang sangat penyayang dan sehat secara emosional. Kara? Dia hidup di reruntuhan Krypton, lihat orang-orang di sekitarnya mati satu per satu. Hidupnya jauh lebih kelam,” tambahnya.
Baca Juga: Jumlah Penonton Film Agak Laen Menyala Pantiku Tembus 10,5 Juta, Rekor Avengers Terancam?
Dalam versi komik yang menjadi dasar film ini—Supergirl: Woman of Tomorrow karya Tom King dan Bilquis Evely—perbedaan itu menjadi titik pusat cerita. Tidak seperti Kal-El yang masih bayi saat Krypton hancur, Kara sudah cukup besar untuk menyaksikan sendiri kehancuran planetnya dan kematian keluarganya. Ingatan itu menimbulkan trauma mendalam yang membentuk karakternya menjadi sosok yang getir dan penuh amarah.
“Saat merayakan ulang tahunnya yang ke-21, Kara Zor-El menjelajahi galaksi bersama Krypto, di mana ia bertemu Ruthye muda dan memulai perburuan balas dendam yang mematikan,” bunyi sinopsis resmi film tersebut.
Ruthye Marye Knoll (Eve Ridley), adalah gadis pemberani yang meminta bantuan Kara untuk membalas kematian ayahnya. Dari sinilah dimulai perjalanan berdarah yang mempertemukan mereka dengan tokoh-tokoh gelap di galaksi, termasuk Krem of the Yellow Hill (Matthias Schoenaerts), penjahat utama yang kejam, dan Lobo, bounty hunter nyeleneh yang akan dimainkan Jason Momoa.
“Ini bukan Supergirl yang biasa kamu lihat. Lebih liar, lebih getir, dan jauh dari versi cewek baik-baik yang selama ini tampil di layar,” ujar James Gunn.
Film ini disutradarai Craig Gillespie (I, Tonya; Cruella) dengan naskah ditulis oleh Ana Nogueira. Selain Milly Alcock, film ini juga dibintangi oleh David Krumholtz dan Emily Beecham. Supergirl: Woman of Tomorrow dijadwalkan tayang di bioskop pada 26 Juni 2026. (bbs)
