SATELITNEWS.COM,SERANG – Marni (14), warga Kampung Seba, Desa Harundang, Kecamatan Cikeusal, Kabupaten Serang, terancam putus sekolah.
Karena harapannya untuk melanjutkan pendidikan di Sekolah Rakyat (SR), tidak dapat terwujud akibat tidak adanya kuota untuk Kabupaten Serang ditahun ajaran baru 2026.
Marni pun berharap, keinginnya untuk dapat masuk Sekolah Rakyat dapat dibantu oleh Bupati Serang Ratu Rachmatuzakiyah.
Diketahui, Marni merupakan anak dari Nurhayati, yang perekonomian keluarganya tergolong tidak mampu, sehari hari orang tuanya hanya berprofesi sebagai penggembala kambing milik orang lain.
“Saya berasal dari MTSN 3 Serang, saya mohon kepada ibu Bupati, saya ingin bersekolah di Sekolah Rakyat, semoga ibu bisa membantu,” ujar Marni, Minggu (19/7/2026).
Pendamping Sosial PKH Kecamatan Cikeusal, Marpindo Desra membenarkan, adanya warga di Cikeusal yang bernama Marni tersebut, kesulitan untuk melanjutkan sekolah ke jenjang SMA.
Baca Juga: Undang Ribuan Anak, Peringatan HAN di Kabupaten Serang Tak Jual Kupon Door Prize
Kata Marpindo, Marni ingin melanjutkan di Sekolah Rakyat yang ada di Tangerang, lantaran orang tuanya tak miliki biaya jika harus sekolah ditempat lain.
“Sekarang kalau melanjutkan di sekolah reguler orang tuanya tidak mampu buat beli perlengkapan sekolah, buat transportasinya, selama ini di MTS aja dia jalan kaki dari rumah ke sekolah karena gak ada biaya,” ujarnya, Minggu (19/7/2026).
Namun kata Marpindo, saat ini Marni kesulitan untuk melanjutkan ke sakolah rakyat. Karena berdasarkan informasi yang diperolehnya dari Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Serang dan Provinsi Banten, untuk Kabupaten Serang tahun ini tidak ada kuota.
“Saya sudah coba minta kuota satu saja buat Marni, tapi katanya gak ada kuoata. Saya susah komunikasi sama Bu Vindri dari Dinsos Kabupaten Serang dan provinsi,” ujarnya.
Marpindo mengungkapkan, orang tua Marni merupakan keluarga tidak mampu. Sehari hari hanya berprofesi ssbagai penggembala kambing. Keluarga Marni juga, terdaftar sebagai
Penerima bantuan PKH.
“Kasian anaknya, sampai sekarang enggak sekolah ke mana mana, pengen ke SR saja,” tuturnya. (sidik)
Baca Juga: Warga Cikeusal Sulit Masuk SR, Pemkab Serang Turun Tangan




























