SATELITNEWS.COM, SERANG — Alokasi anggaran untuk Karang Taruna Kabupaten Serang tahun 2026 sebesar Rp500 juta, hingga kini belum dicairkan. Pencairan anggaran tersebut masih menunggu proses administrasi, khususnya perapihan Surat Keputusan (SK).
Hal itu, terungkap dalam kegiatan Rapat Kerja Daerah (Rakerda) Karang Taruna Kabupaten Serang, Selasa (8/9/2026).
“Sampai hari ini (Pemda Kabupaten Serang,red) support full, telat dikit (keterlambatan anggaran) wajarlah. Tinggal menunggu waktu, karena memang harus ada perapihan SK yang sedang diproses,” kata Ketua Karang Taruna Kabupaten Serang, Bahrul Ulum, Selasa (8/9/2026).
Bahrul menegaskan, Karang Taruna siap mendukung berbagai kebijakan pemerintah, baik pemerintah pusat melalui Asta Cita, Pemerintah Provinsi Banten dengan visi pembangunan Maju, Adil, Merata, maupun Pemerintah Kabupaten Serang melalui program Serang Bahagia.
“Apapun kebijakan pemerintah, baik pusat dengan Asta Citanya, provinsi dengan Maju Adil Meratanya, Serang dengan Bahagianya, kita akan sukseskan itu. Tidak ada cerita Karang Taruna tidak mensukseskan seluruh kebijakan yang telah diputuskan pemerintah,” tegasnya.
Bahrul mengatakan, keberadaan Karang Taruna selama ini menjadi bagian dari elemen masyarakat, yang aktif dalam berbagai kegiatan sosial.
Baca Juga: Antisipasi Lonjakan Pasien, Dinkes Kabupaten Serang Siagakan Semua Puskesmas
Mulai dari bakti sosial, kegiatan kemanusiaan hingga membantu pemerintah menangani persoalan masyarakat pernah dilakukan Karang Taruna. Bahkan saat pandemi Covid-19, Karang Taruna ikut turun ke lapangan membantu pemerintah dalam mendistribusikan masker kepada masyarakat.
“Selama ini selain konsolidasi organisasi, kita melakukan kegiatan-kegiatan yang bergerak pada persoalan meminimalisir kesenjangan sosial. Termasuk kegiatan bakti sosial. Saat Covid dulu kita juga turun, bersinergi dengan pemerintah daerah untuk pembagian masker dan lain sebagainya,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua Pelaksana Rakerda Karang Taruna Kabupaten Serang, Desi Ferawati, membenarkan bahwa alokasi anggaran Karang Taruna Kabupaten Serang tahun ini mencapai Rp500 juta. Besaran tersebut, kata Desi, masih sama dengan alokasi anggaran pada tahun sebelumnya.
Namun hingga pelaksanaan Rakerda, anggaran tersebut belum dapat direalisasikan karena masih menunggu proses administrasi.
“Alokasi tahun ini Rp500 juta, masih tetap sama dengan tahun sebelumnya,” ujar Desi.
Desi berharap, proses administrasi dapat segera diselesaikan, sehingga anggaran tersebut bisa dimanfaatkan untuk mendukung program-program Karang Taruna, termasuk kegiatan di tingkat kecamatan dan desa.
Baca Juga: Gunung Anak Krakatau Erupsi Menerus, 14 Letusan Tercatat Sejak 4 September
Menurutnya, anggaran tersebut nantinya harus digunakan secara tepat sasaran, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
“Banyak kegiatan sosial. Kita terus berkoordinasi dengan Dinas Sosial terkait program-program ke depan,” tukasnya.
Desi menyebut, kegiatan sosial dan kemanusiaan akan tetap menjadi salah satu fokus Karang Taruna. Terlebih, berbagai persoalan yang terjadi di masyarakat membutuhkan keterlibatan organisasi kepemudaan.
Salah satunya, kondisi masyarakat yang terdampak aktivitas vulkanik Gunung Anak Krakatau. Karang Taruna, kata dia, dapat mengambil peran melalui kegiatan sosial dan kemanusiaan untuk membantu masyarakat terdampak. (sidik)
























