SATELITNEWS.COM, PANDEGLANG -– Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pandeglang, terus mendorong penguatan sektor pertanian dan ketahanan pangan melalui sinergi dengan Pemerintah Pusat.
Sejumlah program strategis diusulkan kepada Kementerian Pertanian (Kementan) dan Badan Pangan Nasional (Bapanas), untuk mendukung peningkatan produksi dan produktivitas pertanian di Kabupaten Pandeglang.
Usulan tersebut disampaikan langsung Bupati Pandeglang Raden Dewi Setiani, saat melakukan audiensi dengan Sekretaris Jenderal Kementerian Pertanian (Sekjen Kementan) Suwandi, dan Sekretaris Utama (Sestama) Badan Pangan Nasional (Bapanas) Sarwo Edhy, di Lantai 4 Gedung E Kantor Bapanas, Jalan Harsono RM No. 3, Ragunan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan.
Dalam audiensi tersebut, Bupati Pandeglang menyampaikan berbagai kebutuhan daerah, khususnya yang berkaitan dengan peningkatan produksi pangan, penguatan infrastruktur pertanian, serta upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat yang bergerak di sektor pertanian.
Dari berbagai program yang diajukan, Pemkab Pandeglang menempatkan peningkatan produksi dan produktivitas pangan sebagai salah satu prioritas utama.
Untuk mendukung hal tersebut, Pemkab Pandeglang mengusulkan bantuan berupa benih tanaman pangan, alat dan mesin pertanian (alsintan), serta pembangunan dan peningkatan irigasi pertanian.
Baca Juga: Sofwan Kurnia Pimpin BI Banten, Dewi Setiani Dorong Sinergi Perkuat Ekonomi Daerah
Bantuan tersebut dinilai penting untuk meningkatkan produktivitas lahan pertanian, sekaligus mendukung petani agar dapat meningkatkan hasil produksi secara berkelanjutan.
Sementara kepada Bapanas, Pemkab Pandeglang mengusulkan dukungan terhadap sejumlah program penguatan ketahanan pangan, diantaranya bantuan infrastruktur ketersediaan pangan untuk pengembangan lumbung pangan modern, fasilitasi Gerakan Pangan Murah (GPM), serta pengembangan kebun B2SA (Beragam, Bergizi Seimbang dan Aman) untuk memperkuat ketahanan pangan di tingkat keluarga.
Bupati Pandeglang Raden Dewi Setiani berharap, berbagai usulan tersebut dapat diakomodir oleh Kementan maupun Bapanas.
Menurutnya, usulan yang disampaikan bukan sekadar permohonan bantuan, tetapi merupakan bagian dari upaya bersama untuk membangun sektor pertanian dan pangan secara berkelanjutan.
“Bagi Pemerintah Kabupaten Pandeglang, usulan ini bukan semata-mata permohonan bantuan, namun merupakan bagian dari ikhtiar bersama untuk meningkatkan produksi dan produktivitas, memperkuat ketahanan pangan, meningkatkan nilai tambah produk pertanian, serta pada akhirnya meningkatkan kesejahteraan petani, peternak dan masyarakat Kabupaten Pandeglang,” kata Dewi, Selasa (8/9/2026).
Ia menegaskan, sektor pertanian memiliki posisi strategis bagi Kabupaten Pandeglang, karena daerah tersebut memiliki potensi sumber daya pertanian yang cukup besar, serta didukung oleh masyarakat yang sebagian besar memiliki aktivitas di sektor pertanian.
Baca Juga: Bupati Dewi Motivasi Siswa Sekolah Rakyat yang Sedang Mengikuti MPLS
“Kami sangat berharap, Kementerian Pertanian Republik Indonesia dan Bapanas dapat memberikan dukungan penuh terhadap pengembangan sektor pertanian terpadu di Kabupaten Pandeglang,” ungkapnya.
Menurut Dewi, dukungan Pemerintah Pusat akan semakin memperkuat berbagai program pembangunan pertanian yang telah dilakukan Pemkab Pandeglang.
Kolaborasi antara Pemerintah Daerah dan Pemerintah Pusat juga diperlukan, agar potensi pertanian yang dimiliki Pandeglang dapat dikembangkan secara optimal.
Dengan potensi Sumber Daya Alam (SDA) yang besar serta, semangat masyarakat petani yang kuat, Bupati optimistis Kabupaten Pandeglang dapat terus meningkatkan produksi dan produktivitas pangan.
“Kami yakin, Pandeglang dapat terus meningkatkan kontribusinya dalam mendukung ketahanan pangan, baik untuk Provinsi Banten maupun secara nasional,” pungkasnya.
Sestama Bapanas Sarwo Edhy menyambut positif, berbagai usulan yang disampaikan Pemkab Pandeglang. Ia meminta, agar seluruh usulan tersebut terlebih dahulu dilengkapi dengan inventarisasi dan data eksisting, sebagai dasar pembahasan lebih lanjut.
“Semua ajuan silakan diinventarisasi data eksisting, selanjutnya diusulkan. Nanti kami akan sesuaikan dengan anggaran. Jika memungkinkan bisa dari ABT, jika tidak bisa akan dianggarkan tahun 2027,” ujar Sarwo Edhy.
Selain melakukan audiensi dengan Bapanas, Bupati Pandeglang juga menyampaikan sejumlah program kepada Kementerian Pertanian.
Usulan tersebut, mendapat respons positif dari Sekretaris Jenderal Kementerian Pertanian (Sekjen Kementan) Suwandi.
“Silahkan diajukan, nanti akan kami tindaklanjuti, apa yang menjadi ajuan dari Pemkab Pandeglang,” imbuhnya. (mardiana)
























