SATELITNEWS.COM, PANDEGLANG – DPC Partai Demokrat Kabupaten Pandeglang, menggelar acara bakti sosial bagi-bagi masker kepada masyarakat yang melintas di Jalan Raya Ahmad Yani, Pandeglang.
Kegiatan itu, merupakan bagian dari respon cepat DPC Partai Demokrat beserta anggota Fraksi Demokrat, dalam upaya bersama menjaga kesehatan dari paparan abu vulkanik saat erupsi Gunung Anak Krakatau (GAK).
Ketua Komisi I DPRD Kabupaten Pandeglang dari Fraksi Partai Demokrat Syamsudin Aliandono mengatakan, pada hari ini, DPC Partai Demokrat mengadakan acara bakti sosial, bagi-bagi masker untuk masyarakat.
“Menjalankan instruksi dari Ketua DPC Demokrat (MM Fuhaira Amin-red), untuk melaksanakan baksos peka dan peduli dengan situasi. Karena mengingat, kondisi Pandeglang saat ini udaranya terkontaminasi debu vulkanik dari erupsi Gunung Anak Krakatau, maka hari ini kita bagi-bagi masker,” katanya, Senin (7/9/2026).
Pria yang akrab disapa Syam ini juga menjelaskan, pembagian masker pada kali ini sebanyak 500 masker, karena memang hari ini acaranya mendadak.
“Jadi kita hanya tersedia 500 masker. Dan saya menghimbau kepada masyarakat, untuk menjaga kesehatan dalam situasi dan kondisi sekarang ini,” tandasnya.
Baca Juga: Persit Kodim 0601/Pandeglang Bagikan 1.000 Masker
Aktivitas erupsi Gunung Anak Krakatau (GAK) ini, katanya, masyarakat agar selalu menjaga kesehatannya. Menggunakan masker dan kacamata, saat melakukan aktivitas luar rumah.
“Jangan lupa, setiap kali setelah keluar dari rumah cuci muka dan cuci tangan. Abu vulkanik ini, amat berbahaya karena mengandung partikel silika,” tukasnya.
Sementara, Wakil Bupati (Wabup) Pandeglang Iing Andri Supriadi, mengapresiasi langkah DPC Partai Demokrat yang membagikan masker.
Menurutnya, sikap tersebut sangat membantu Pemerintah Daerah (Pemda) Pandeglang, dimana masyarakat sangat membutuhkan masker dan kacamata.
“Untuk mengantisipasi sebaran abu vulkanik, dibutuhkan masker dan kacamata. Masyarakat butuh itu, dan mari bahu membahu, bergandengan tangan saling membantu. Mengantisipasi adanya paparan penyakit,” imbuhnya. (mardiana)
























