SATELITNEWS.COM, TANGERANG — Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH) bersama Polres Metro Tangerang Kota menggelar uji emisi kendaraan bermotor roda empat selama dua hari. Hingga hari pertama, sebanyak 585 kendaraan telah diperiksa.
Kepala DLH Kota Tangerang Yudi Pradana mengatakan, kegiatan tersebut menargetkan pemeriksaan sekitar 1.000 kendaraan di sejumlah titik akses menuju kawasan Pusat Pemerintahan Kota Tangerang.
“Untuk hari ini kami menargetkan sekitar 500 kendaraan,” kata Yudi, Rabu (9/9/2026).
Dari kendaraan yang diperiksa, tingkat kelulusan kendaraan berbahan bakar bensin mencapai sekitar 95 persen. Sementara kendaraan berbahan bakar solar hanya sekitar 33 persen yang memenuhi ambang batas emisi.
Menurut Yudi, kendaraan yang tidak lolos uji emisi umumnya disebabkan kurangnya perawatan rutin. Pemilik kendaraan yang tidak memenuhi ambang batas diberikan teguran dan diimbau segera melakukan perbaikan.
“Banyak kendaraan yang tidak lolos karena perawatannya kurang. Karena itu, kami terus mengimbau masyarakat untuk rutin melakukan servis kendaraan,” ujarnya.
Baca Juga: RT/RW di Kota Tangerang Diminta Jadi Motor Penggerak Pilah Sampah dari Rumah
Wakil Wali Kota Tangerang H. Maryono yang meninjau pelaksanaan uji emisi di kawasan Pusat Pemerintahan Kota Tangerang mengatakan, pemeriksaan dilakukan untuk memastikan kendaraan yang beroperasi di wilayah tersebut memenuhi ambang batas emisi.
“Setiap kendaraan kita periksa untuk memastikan emisinya masih dalam ambang batas. Kalau belum memenuhi, tentu perlu dilakukan perbaikan. Ini langkah sederhana, tetapi penting untuk menjaga udara yang kita hirup bersama,” ujar Maryono.
Maryono mengajak masyarakat tidak hanya mengikuti uji emisi, tetapi juga rutin merawat kendaraan sebagai bagian dari upaya menjaga kualitas udara dan kesehatan lingkungan.
“Alhamdulillah, sebagian besar kendaraan yang diperiksa masih memenuhi ambang batas. Mudah-mudahan kegiatan ini semakin meningkatkan kesadaran masyarakat, sehingga udara Kota Tangerang semakin sehat dan langit kita semakin biru,” katanya.
Yudi menambahkan, uji emisi tidak semata-mata ditujukan untuk memeriksa kondisi kendaraan, tetapi juga mendorong perubahan perilaku masyarakat agar lebih peduli terhadap lingkungan.
“Merawat kendaraan bukan hanya soal menjaga performanya, tetapi juga ikut menjaga udara yang kita hirup dan kesehatan lingkungan. Kalau kendaraannya sehat, udaranya juga lebih baik,” pungkasnya.
Baca Juga: Skema Outsourcing Tenaga Administrasi di Disdik, Ini Kata Wakil Wali kota Tangerang
Sebelumnya, DLH Kota Tangerang juga telah menggelar uji emisi di Jalan MH Thamrin, kawasan Ayodhya. (made)
























