SATELITNEWS.COM, TANGSEL—Donal Husni, salah satu jurnalis yang hilang kontak di sekitar Gunung Anak Krakatau pada, Senin (7/8/2026) ternyata warga Perumahan Ciater Permai, Kecamatan Serpong, Kota Tangerang Selatan (Tangsel). Informasi itu terkonfirmasi langsung oleh Ketua RT setempat, Sandi Widodo.
“Saya dapat informasi tadi malam jam 11 ada warga nanya apakah benar ini mas Donal. Saya lihat dari berita sih kayanya benar,” ujarnya saat ditemui, Rabu (9/9).
Sandi menuturkan, Donal selama ini telah tinggal di lingkungan tersebut dalam waktu cukup lama. Donal disebut cukup banyak membantu Sandi saat awal dirinya menjabat sebagai ketua RT.
“Mas Donal banyak membantu di kepengurusan RT. Jadi beliau banyak membantu,” katanya.
Sandi juga mengatakan, ia dan Donal cukup sering berkomunikasi walaupun hanya untuk sekedar bercanda. Pertemuan mereka berdua pun terjadi pada saat 17 Agustus lalu saat ada kegiatan perlombaan. Di situ, Donal bertugas mendokumentasikan kegiatan HUT RI ke-81.
“Terakhir komunikasi ketemu ngobrol itu 17 Agustus, waktu itu ada acara 17 an, beliau itu sempat dokumentasi kan, dan terakhir melihat itu hari minggu pagi kemarin sedang naik motor bonceng istrinya,” jelasnya.
Baca Juga: Pemkot Tangerang Selatan Putuskan Tak Perpanjang PJJ
Bagi Sandi, Donal merupakan pria humoris dan cukup kritis soal lingkungan tempat tinggalnya. Hal itu dapat dibuktikan, kata Sandi, dengan masukan-masukan yang diberikan kepadanya untuk kemajuan wilayahnya.
“Kalau menurut saya pribadi dia itu sosok humoris, kritis juga terhadap lingkungan, mungkin juga karena backgroundnya wartawan yah, jadi banyak masukan buat saya dari mas Donal terkait lingkungan,” jelasnya.
Selain periang, Donal kerap memberikan kabar sebelum berangkat melakukan peliputan jika bertemu dengan Sandi. Namun, saat Donal hendak bertugas melakukan tugas jurnalis meliput erupsi Gunung Anak Krakatau, Sandi tak sempat bertemu.
“Kalau ke saya pribadi ketemu ngobrol bercanda saja, dia modelnya kalau ketemu selalu ngasih tau saya mau ke sini, ke sini, ya sudah siap. Dia bilang ke tetangga depan rumahnya (waktu ke Krakatau), pamit waktu itu. Sama saya waktu itu tidak ketemu,” ucapnya.
Sandi menyampaikan, Donal telah tinggal di komplek itu jauh lebih lama dari dirinya. Ia tinggal bersama dengan sang istri. Setelah mendapatkan kabar hilangnya Donal, Sandi mengaku belum menemui keluarga secara langsung.
“Dia tinggal di sini sudah lumayan lama, lebih lama dia dari pada saya. Saya belum komunikasi dengan keluarganya, tadi saya mau ke sana tapi saya pikir tadi ramai tidak tau keluarga atau bukan, saya mau tanya masih tidak enak jadi nanti,” paparnya.
Baca Juga: SIM Keliling Tangerang Selatan Rabu 9 September 2026, Cek Lokasinya
Sandi berharap Donal dan ketujuh orang lainnya dapat segera ditemukan dalam kondisi selamat. Pasca informasi itu beredar, kata dia, sudah banyak warga yang berharap-harap cemas tentang kondisi Donal.
“Mudah-mudahan hanya blankspot saja, dan saya harap semuanya ditemukan dalam keadaan selamat yang pasti, kita semua warga berdoa khawatir. Tadi saja banyak warga yang menanyakan bagaimana keadaannya, belum ada saya bilang tunggu info saja,” bebernya.
Sebagai informasi, sejumlah wartawan dilaporkan hilang kontak saat hendak meliput erupsi Gunung Anak Krakatau di Selat Sunda pada Senin lalu. Total ada delapan orang yang berada di dalam speed boat terdiri dari dua awak kapal, seorang pemandu atau guide, serta lima jurnalis.
Untuk awak kapal dalam speedboat itu adalah Warta (55) selaku kapten kapal; Surakman (60) selaku anak buah kapal (ABK), dan Heriyanto (49) selaku guide. Sementara lima jurnalis dalam kapal itu adalah M Bagus Khoirunnas, Ari Basuki, Yudhis, Daus, dan Donal. Mereka merupakan jurnalis untuk sejumlah media, dan ada pula yang jurnalis lepas. (eko)
























